Gelar Rakor, Wabup Bondowoso Irwan Minta Analisis Serapan Anggaran

Reporter

Abror Rosi

Editor

A Yahya

06 - Apr - 2022, 11:36

Wabup Irwan saat memberikan sambutan (Foto: Abror Rosi/JatimTimes)


JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bupati bersama pimpinan perangkat daerah di Pendapa, Rabu (6/4/2022). Sejumlah Kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) dan para Camat hadir dalam acara tersebut.

Dalam arahannya, Wakil  Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat mengungkapkan bahwa rapat koordinasi tersebut akan kembali ditindaklanjuti dalam rapat lanjutan. Serapan anggaran merupakan salah satu yang akan menjadi pembahasan pada rapat yang rencananya digelar awal pekan depan ini. "Karena kita akan melakukan anev," terang Irwan. 

Baca Juga : Tuntas Desa, Mas Dhito Dorong Penanganan Bedah Rumah Tak Lagi Menyebar

Oleh sebab itu, Irwan menegaskan kepada para pimpinan OPD termasuk para camat, untuk menyiapkan data yang diperlukan sebelum rapat digelar. Di antaranya, besaran serapan anggaran pada triwulan pertama tahun ini, serta kendala kendala yang dihadapi. "Tolong dibuat laporan," imbuhnya.

Dari data tersebut, semua kepala OPD diharuskan mempresentasikannya. Termasuk alasan rendahnya serapan anggaran dan kendala yang dihadapi. Sehingga nantinya, permasalahan tersebut dapat dicari jalan keluarnya bersama sama. "Harus membuat analisisnya, mengenai kendala kendala dan sebagainya," tegasnya.

Selain itu, Irwan juga menuturkan agar para OPD juga menyertakan bagian perencanaan dalam melakukan analisis pendapatan maupun serapan anggaran. Terlebih hasil dari rapat koordinasi lanjutan nantinya, dianggap harus diterapkan dalam OPD masing-masing. "Jangan sampai rapat ini selesai, tapi tidak ditindaklanjuti oleh pimpinan OPD," katanya.

Baca Juga : Kado 108 Tahun, Pemkot Malang Pertahankan SAKIP Level Memuaskan dan Terus Akselerasi Reformasi Birokrasi

Bahkan ia juga meminta agar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk memaparkan kekuatan anggaran kabupaten. Khususnya selama triwulan pertama ini, karena mengingat  hingga saat ini Kota Tape masih mengalami defisit anggaran. "Karena kita juga harus membuat estimasi. Jangan sampai beban yang dikeluarkan lebih besar dari pendapatan yang kita terima," pungkasnya. 


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette