Kasus Covid-19 Melonjak Drastis, Wali Kota Sutiaji Instruksikan Semua Sekolah Berlakukan Pembelajaran Daring
Reporter
Arifina Cahyati Firdausi
Editor
Dede Nana
10 - Feb - 2022, 09:05
JATIMTIMES - Tingginya kasus Covid-19 akhir-akhir ini, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Malang kembali melakukan pembatasan aktivitas. Semula, pembelajaran bagi siswa sekolah sudah dimulai luring, kini kembali diminta untuk diberlakukan secara daring.
Hal itu disampaikan Wali Kota Malang Sutiaji, saat ditemui di sela giatnya, Kamis (10/2/2022). Keputusan kebijakan ini dikatakannya, untuk semua sekolah di wilayah Kota Malang, dari jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP dan mulai diberlakukan pada Senin (14/2/2022) depan.
Baca Juga : Satu Orang Terpapar Covid-19, Seluruh Pegawai DPRD Kota Malang Jalani Swab

"Senin saya minta daring semua (untuk pembelajaran siswa sekolah). Saya juga akan telpon ke Kemenag, saya mohon untuk Tsanawiyah juga gitu (pembelajaran secara daring)," ujarnya.
Sebagai informasi, hingga kemarin (Rabu, 9/2/2022) Kota Malang mencatat sebanyak 430 penambahan kasus baru. Kini, total kasus Covid-19 mencapai angka 17.848, dengan pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 165 orang.
Dijelaskan Sutiaji, kebijakan ini dilakukan guna meredam situasi naiknya kasus Covid-19 saat ini di Kota Malang. Nantinya, bila telah kembali melandai maka proses pembelajaran di sekolah secara luring akan kembali diperbolehkan.
"Pertimbangannya kita ingin memutus mata rantai dulu, sementara harapannya kan gitu. Nanti, prediksi epidimolog puncak-puncaknya kasus itu di bulan Februari. Kita cooling down dulu, Insya Allah Maret sudah bebas lagi," ungkapnya.
Baca Juga : Kasus Covid-19 di Kota Malang Tinggi, BOR RS Rujukan Meningkat
Pemberlakuan sekolah daring ini diberlakukan sampai batas waktu yang tidak diketahui. Artinya, menunggu situasional pandemi Covid-19 terbilang kembali melandai.
"Fluktuasinya itu tinggi sekarang. Contoh kemarin kasusnya sampai 400-an. Walaupun, disisir kurang lebih ada 100 yang bukan warga Kota Malang," tandasnya.
