Awal Tahun 2022, Dinkes Kabupaten Blitar Catat 8 Kasus Demam Berdarah
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
28 - Jan - 2022, 10:31
JATIMTIMES- Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaannya terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Imbauan ini disampaikan setelah di awal tahun 2022 ini di Kabupaten Blitar terdapat 8 kasus DBD.
“Kami dari Dinkes mencatat ada 8 kasus DBD di awal tahun 2022,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kabupaten Blitar, Eko Wahyudi, Jumat (28/1/2022).
Baca Juga : Sinopsis Ikatan Cinta RCTI 28 Januari 2022, Akankah Mama Rosa Selamat dari Kebakaran yang Dilakukan Irvan?
Eko menambahkan, delapan kasus DBD yang dilaporkan ke Dinas Kesehatan berasal dari dua kecamatan di Kabupaten Blitar. Dua kecamatan itu masing-masing Kesamben dan Talun.
“Sejak awal bulan Januari hingga saat ini kami dari Dinas Kesehatan mencatat ada 8 kasus DBD di Kabupaten Bitar. 8 kasus ini dari dua kecamatan yakni Kesamben dan Talun,” terangnya.
Curah hujan yang tinggi diyakini menjadi penyebab utama munculnya kasus DBD di Kabupaten Blitar. Sebagaimana diketahui di bulan Januari ini curah hujan memang cukup tinggi. Curah hujan tinggi disukai nyamuk penyebab demam berdarah untuk berkembang biak.
“Kami dari Dinas Kesehatan menghimbau agar masyarakat meningkatkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). PSN ini penting agar tidak ada jentik nyamuk yang berkembang biak," tegasnya.
Baca Juga : Kandang Ayam di Blitar Ludes Terbakar, Pemilik Merugi Rp 400 Juta
Lebih dalam Eko menyampaikan, selama tahun 2021 tercatat ada sebanyak 105 kasus DBD di Kabupaten Blitar. Sementara pada 2020 lalu ada 199 kasus DBD di Kabupaten Blitar. Jumlah kematian akibat DBD di tahun 2020 maupun tahun 2021 sama yakni satu kasus kematian.
