Jelang Penetapan Dewan Pendidikan, Guru Bupati Sumenep Mendadak Undur Diri dari Seleksi

Editor

Yunan Helmy

02 - Dec - 2021, 02:05

Ibnu Hajar saat menunjukan surat pengunduran dirinya sebagai peserta seleksi Anggota DPKS periode 2021-2026. (Foto: Syaiful Ramadhani/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Ibnu Hajar, guru Bupati Sumenep Achmad Fauzi, secara tiba-tiba mengundurkan diri sebagai peserta seleksi anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) periode 2021-2026.

Padahal Ibnu tinggal selangkah lagi menunggu penetapan 11 besar yang akan dipilih sebagai calon anggota DPKS definitif oleh bupati.

Baca Juga : Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak Meningkat, Ini Pesan Ketua TP PKK Jember

Sebelumnya, Ibnu olos 22 besar dari 35 peserta yang mendaftar dan mengikuti uji kompetensi calon anggota DPKS.

"Dengan ini, saya sampaikan bahwa saya mengundurkan diri sebagai calon anggota DPKS. Surat pengunduran diri sudah saya sampaikan kepada bupati karena pertama alasan kesibukan dan aktivitas yang dijalani selama ini,” ucap Ibnu, Rabu (1/12/2021).

Menariknya, alasan utama pengunduran dirinya tersebut dilatarbelakangi karena ingin menjaga marwah Bupati Achmad Fauzi.  "Sebelum bupati memutuskan 11 besar itu siapa saja, saya memilih mundur demi menjaga marwah bupati Sumenep," tandas Ibnu.

Pengunduran diri Ibnu dilakukan di tengah banyaknya isu miring yang berkembang bahwa dirinya bakal lolos mengingat bupati adalah muridnya waktu di madrasah aliyah negeri (MAN) 1997 silam.

Baca Juga : Peran Remaja Masjid di Era Teknologi, Pemkot Kediri Berikan Arahan

"Bahkan isu di luar yang saya dengar itu, bupati tidak mungkin menggugurkan gurunya sendiri. Tapi di sisi lain, kalau saya tidak lolos, apa kemudian indikatornya," sambung Ibnu.

Meski begitu, Ibnu menyatakan akan tetap berkomitmen memajukan pendidikan di Sumenep melalui jalur lain di luar DPKS. "Juga harapan saya, semoga proses seleksi DPKS periode 2021-2026 ini menghasilkan anggota yang berkualitas dan memiliki komitmen tinggi memajukan pendidikan Sumenep," pungkasnya.


Topik

Pendidikan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette