Bupati Gresik Jadikan Desa Setro Pilot Project Pertanian
Reporter
Syaifuddin Anam
Editor
Yunan Helmy
22 - Sep - 2021, 01:42
JATIMTIMES - Produktivitas pertanian di Kabupaten Gresik menjadi perhatian serius Bupati Fandi Akhmad Yani. Dia ingin para petani mendapat pendampingan sejak menanam hingga panen.
Hal itu disampaikan bupati yang akrab disapa Gus Yani tersebut saat berkunjung ke Desa Setro, Kecamatan Menganti, dalam kegiatan 'Sapa Petani', Selasa (21/9/2021).
Baca Juga : Bupati Rini Akan Buka Tempat Wisata Jika Kabupaten Blitar Berstatus PPKM Level 1
Gus Yani juga blusukan langsung ke area pertanian. Ia mendengarkan langsung keluhan para petani di lapangan. Misalnya, soal harga jual komoditas saat panen. Kemudian masalah lahan yang tergerus industrialisasi dan perumahan serta ketersediaan pupuk hingga infrastruktur.
"Akan kami petakan. Kalau tanahnya subur, maka jangan sampai tergerus perumahan dan pengembangan industrialisasi," ujar Gus Yani.
Gus Yani menjelaskan, kegiatan sapa petani bertujuan memberikan penyuluhan kepada petani. Juga sarana silaturahmi pemerintah daerah kepada masyarakat kelompok tani yang ada di desa-desa tiap kecamatan.
"Kunjungan kami kali ini dalam rangka mengetahui apa masalah pertanian di Gresik. Karena itu, saya mengajak rekan-rekan Petrokimia sebagai distributor pupuk dan BNI," ucap Gus Yani.
Baca Juga : Mudahkan Lansia Dapatkan Vaksin, Polresta Malang Kota Lakukan Vaksinasi Lansia di Panti Jompo
Mantan ketua DPRD Gresik tersebut menambahkan, kegiatan sapa petani kali ini mengangkat topik pengendalian hama tikus. Sebab, wabah hama tikus sangat berpengaruh terhadap produktivitas tanaman pangan. Oleh karena itu, diperlukan metode pengendalian hama yang efektif.
"Dinas Pertanian kami dilibatkan untuk memberikan metode preventif pengendalian hama tikus. Misalnya memberikan larutan urea, pemasangan umpan beracun, pengasapan dengan belerang, pengendalian dengan pertalite/pertamax, fermentasi urin sapi dan pemanfaatan burung hantu," pungkas Gus Yani.
