HUT Ke-76 RI, Pemuda Kelurahan Ngampel Lakukan Doa Bersama Lintas Agama

Reporter

Bambang Setioko

Editor

Dede Nana

22 - Aug - 2021, 12:07

Pemuda Kelurahan Ngampel melakukan doa bersama lintas agama dalam rangka syukuran kemerdekaan RI ke-76 secara Virtual. (Foto: Ist)


KEDIRITIMES - Pandemi Covid-19 membuat kita harus beradaptasi dengan kebiasaan baru. Termasuk dalam merayakan hari kemerdekaan yang ke-76 Republik Indonesia ini. Para pemuda kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri ini misalnya, Jum’at (20/8/2021) kemarin, melakukan doa kemerdekaan yang diikuti perwakilan pemuda lintas agama untuk memaknai kemerdekaan ke-76 Indonesia.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kuswanto, Kepala Kelurahan Ngampel. Ia mengatakan bahwa hal ini mengingat pemuda memiliki peranan penting dalam sejarah perjuangan bangsa. “Pada era kekinian pemuda harus senantiasa berkarya untuk mewujudkan tatanan masyarakat yang religius, toleran dan peduli,” terang Kuswanto, Sabtu (21/8/2012).

Baca Juga : Gelar Workshop Perangkat Pembelajaran, Prodi BK Unikama Hadirkan Praktisi Expert di Bidang BK

Menurutnya, dalam acara yang disiarkan secara langsung melalui platform resmi Kelurahan Ngampel (Instagram, Facebook, Youtube serta Zoom Meeting) ini sebagai bentuk rasa syukur kepada sang pencipta.

“Ini bentuk ungkapan rasa syukur kami kepada sang pencipta atas nikmat menjadi bangsa yang merdeka. Kemudian berangkat dari motivasi ini menggerakkan para pemuda hebat lintas agama di Kelurahan Ngampel untuk menggelar doa kemerdekaan,” imbuh Kuswanto.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini juga sebagai upaya edukasi kepada masyarakat di Kelurahan Ngampel, khususnya tentang nilai-nilai toleransi dalam kehidupan beragama khususnya bagi para generasi muda. 

“Walaupun kita berbeda suku, ras, atau agama kita tetap satu jiwa dan satu bangsa, Indonesia,” pungkasnya.

Sejalan dengan pernyataan Kuswanto, Moh, Baihaqi Ketua GP Ansor ranting Ngampel sebagai perwakilan tokoh pemuda yang terlibat dalam acara ini mengatakan bahwa hal tersebut sesuai dengan semboyan bangsa Indonesia.

“Bhineka Tunggal Ika, adalah semboyan bangsa kita, ada banyak cara untuk mewujudkan keharmonisan dalam perbedaan tersebut. Salah satunya dengan terselenggaranya acara doa lintas agama ini,” terangnya.

Baca Juga : Kapitan Pattimura, Pahlawan yang Nama dan Agamanya Diganti Jadi Nasrani, Ini Nama Aslinya

Hal senada juga disampaikan oleh Deni Asmoro, perwakilan pemuda Kristen dari gereja GPDI Eliya kelurahan Ngampel. Menurutnya dalam acara ini juga sekaligus sebagai wadah untuk saling mendoakan satu sama lain. 

“Kita memohon rezeki dan kesehatan serta segera dijauhkan dari segala musibah salah satunya wabah Covid-19 ini,” ujar Deni.

Sementara itu, Monica, perwakilan pemuda Katholik Kelurahan Ngampel berharap supaya acara seperti ini dapat terus berlanjut hingga kemudian hari. “Semoga acara yang positif seperti ini tidak berhenti pada saat ini saja, melainkan terus berlanjut hingga kapanpun untuk menjunjung nilai toleransi dan keharmonisan,” ungkapnya. 

Sebagai informasi, doa lintas agama ini diikuti oleh Kelurahan Ngampel, Bhabinsa, Babinkamtibmas, LPMK, unsur kepemudaan dari Karang Taruna kelurahan Ngampel, unsur GP Ansor ranting Ngampel, pemuda Kristen Ngampel, dan pemuda Katholik Ngampel.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette