Sosok Penghuni Langit, Sahabat Nabi SAW yang Tak Dikenal di Dunia
Reporter
Arifina Cahyati Firdausi
Editor
A Yahya
25 - Jul - 2021, 05:25
INDONESIATIMES - Sahabat-sahabat Nabi Muhammad SAW memiliki keunikan tersendiri. Salah satunya sosok penghuni langit yang tak dikenal di dunia, Uwais Alqorni.
Meski belum pernah bertemu, Rasulullah SAW mengetahui latar belakangnya. Dalam beberapa kesempatan, Nabi Muhammad SAW pun memuji kesalehan pemuda asal Yaman itu di hadapan para sahabat.
Baca Juga : Sikapi Rebutan Kawah Ijen, Aliansi Mahasiswa Banyuwangi Ancam Segel Kantor Pemkab Banyuwangi
Rasulullah melanjutkan keterangannya tentang Uwais Alqorni, penghuni langit itu, kepada para sahabatnya. Nabi bersabda: “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia, perhatikanlah ia mempunyai tanda putih ditengah talapak tangannya.”
Sesudah itu Nabi saw memandang kepada Ali dan Umar seraya berkata, “Wahai Umar dan Ali nanti di masa kalian, suatu ketika apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah doa dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit, bukan orang bumi.”
Uwais Al Qorni, adalah seorang pemuda bermata biru, rambutnya merah, pundaknya lapang panjang, berpenampilan cukup tampan, kulitnya kemerah-merahan, dagunya menempel di dada selalu melihat pada tempat sujudnya.
Tangan kanannya menumpang pada tangan kirinya, ahli membaca Al Qur'an dan menangis, pakaiannya hanya dua helai sudah kusut. Yang satu untuk penutup badan dan yang satunya untuk selendangan, tiada orang yang menghiraukan, tak dikenal oleh penduduk bumi akan tetapi sangat terkenal di langit.
Ia merupakan seorang anak dari Amir, sehingga dia mempunyai nama lengkap Uwais bin Amir Al Qairani, karena dilahirkan di desa yang bernama Qaran, sehingga ia lebih di kenal dengan sebutan Uwais Al Qarni.
Dikalangan para sufi, Uwais Al Qarni dikenal sebagai seorang yang ta’at dan berbakti kepada kedua orang tua, dan kehiduapannya yang amat sederhana dan zuhud yang sejati. Ia juga dikenal sebagai orang sufi yang mempunyai ilmu kesucian diri yang amat luar biasa yang dilimpahkan Allah SWT kepadanya.
Jika dia bersumpah demi Allah pasti terkabul. Pada hari kiamat nanti ketika semua ahli ibadah dipanggil disuruh masuk surga, dia justru dipanggil agar berhenti dahulu dan disuruh memberi syafa'at,
Ternyata Allah memberi izin dia untuk memberi syafa'at sejumlah qobilah Robi'ah dan qobilah Mudhor, semua dimasukkan surga tak ada yang ketinggalan karenanya. Ia tak dikenal banyak orang dan juga miskin, banyak orang suka menertawakan, mengolok-olok, dan menuduhnya sebagai tukang membujuk, tukang mencuri serta berbagai macam umpatan dan penghinaan lainnya.
Baca Juga : Bingung Cari Obat Saat Pandemi Covid-19? Yuk Beralih ke Herbal
Ia tinggal dinegeri Yaman. Uwais Al-Qarni adalah seorang anak yatim. Bapaknya sudah lama meninggal dunia. Ia hidup bersama ibunya yang telah tua lagi lumpuh, bahkan, mata ibunya telah buta. Kecuali ibunya, Uwais tidak lagi mempunyai sanak family sama sekali.
Dalam kehidupannya sehari-hari, Uwais Al-Qarni bekerja mencari nafkah dengan menggembalakan domba-domba orang pada waktu siang hari.
Uwais Alqarni terkenal sebagai seorang anak yg taat kepada ibunya dan juga taat beribadah. Ia juga seringkali melakukan puasa, bila malam tiba, dia selalu berdoa, memohon petunjuk kepada Allah SWT.
Namun, di tengah ketaatannya inilah, ia juga menyimpan kesedihan. Terlebih, setiap melihat tetangganya yang baru datang dari Madinah. Mereka telah bertemu dengan Nabi Muhammad, sedang ia sendiri belum pernah berjumpa dengan Rasulullah.
Suatu ketika, kerinduannya untuk bertemu dengan Nabi Muhammad SAW tak terbendung. Ia kemudian memohon izin kepada ibunya, dan berangkatlah ia ke Madinah. Sayangnya, ia tetap tak bisa menemui Rasulullah SAW lantaran tengah berada di medan perang.
Rasa ingin menunggunya mendera, namun ia telah berjanji kepada ibunya untuk segera pulang. Karena kondisi ibunya yang tengah sakit.
