Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Salah Menyajikan Data

09 - Jul - 2021, 10:49

Foto: Intagram @pemkabmadiun


MADIUNTIMES-Data yang disajiakan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun tentang pasien yang terkonfirmasi covid-19 pada tanggal (8/7/2021) terdapat 200 orang yang tidak disebutkan kondisinya.

Warga yang dinyatakan terkonfirmasi covid-19 pada hari Kamis (8/7/2021) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mencatat ada 4.986. Dengan rincian pasien yang selesai isolasi sebanyak 4.288, pasien yang dirawat 134, sedang Isolasi Mandiri 74 orang sedangkan yang meninggal dunia sebanyak 290 orang. 

Baca Juga : PPKM Darurat, Sektor Kritikal ASN Harus Kerja 100 Persen di Kantor

Jika kesemua data warga yang dinyatakan sembuh, dirawat, isolasi mandiri dan meninggal ditambahkan maka jumlahnya 4786. di situ masih ada 200 data yang belum diterangkan kondisinya.

Selain itu jika dilihat dari persentase yang juga disajikan Dinas Kesehatan dari tiga persentase, pada tingkat kesembuhan 89,59 %, kasus aktif 2,80 % dan warga yang meninggal 6,06 %. Jika semua dijumlahkan 98,45, maka masih kurang 1,55 %.

Terkait ketidaksesuaian data pesebaran pasien yang terkonfirmasi covid-19 yang diupload Dinas Kesehatan di akun Instagram @pemkabmadiun, jurnalis mengkonfirmasi ke Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dan ditemui Sekretaris Dinas (Sekdin) Amam Santoso, Jumat (9/8/2021).

Terkait ketidaksesuaiannya data yang disajikan Dinas Kesehatan Amam menjelaskan, penyajian data oleh Dinkes tersebut karena kesalahan oleh pegawai Dinkes.

Baca Juga : Pimpin Operasi Yustisi di Pasar Kesamben, Wabup Blitar Ingatkan Warga: Jangan Kendor Prokes

 "Apapun manusia itu yo enek anune enek salahe, jadi bisa jadi dari awal salah terus nambahnya salah terus salah," ungkapnya saat ditemui di ruangannya.

Amam juga mengakui kalau data yang disajikan ke masyarakat itu penting namun, menurut Amam sitiap hari Karyawan tidak pernah WFH (Work From Home). "Selama ini kitak tidak pernah WFH, masuk terus kita kasian pada temen-temen hari libur pun data itu masuk terus," tambahnya.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette