Angka Perkawinan Dini di Tuban Meroket, Tim Bakorwil Turun Tangan
Reporter
Ahmad Istihar
Editor
Dede Nana
30 - Jun - 2021, 06:38
TUBANTIMES - Jumlah Perkawinan Usia Anak (PUA) meningkat di Kabupaten Tuban. Kondisi ini pula yang membuat tim monitoring dan evaluasi Bakorwil Bojonegoro lakukan tinjauan di Kantor Kementerian Agama.
Dalam tinjauan itu hadir Dinas Sosial P3A Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tuban Anfujatin didampingi Kasi Pengembangan dan Perlindungan Anak Santi Wijayanti dan Kasi Bimas Islam Kemenag Tuban Mashari.
Baca Juga : Buat Rasulullah Kagum, Malaikat Ini Mampu Menghitung Tetesan Air Hujan
Monitoring bertujuan audensi perihal perkembangan program dan usaha Pemerintah Kabupaten Tuban, untuk menekan atau mencegah PUA. Pasalnya, di masa pandemi Covid-19, Kabupaten Tuban kasus PUA terus meningkat.
"Monev ini dipicu dari tingginya pernikahan di bawah umur yang terjadi di kabupaten Tuban," ujar Ketua Tim Bakorwil Bojonegoro Eko Wahyu, Rabu (30/6/2021).
Lanjutnya, dalam menindak lanjuti SE Gubernur No 474.14/810/109.5/2021 Januari 2021 tentang Pencegahan Perkawinan Anak di wilayah kabupaten /kota Jawa Timur mendapat prioritas perhatian Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.
Sebab itu, tim pemerintah dari utusan Pemprov Jatim dan Gubernur Khofifah turun ke lapangan untuk monitoring dan evaluasi ketiga instansi perihal PUA, yakni Kemenag, Pengadilan Agama dan Dinas Sosial.
"Diharapkan nanti ada kesepakatan kerja sama antar instansi, kemudian draf dikirim ke Bakorwil," lanjutnya.
Sementara Kasi Bimas Islam Mashari, sangat setuju adanya monitoring dan evaluasi gampangnya kepengurusan surat PUA di Kabupaten Tuban.
"Hasil ini akan segera ada tindak lanjut dengan dibentuk tim dinas-dinas terkait yang di SK kan oleh bupati agar penekanan pernikahan usia dini di kabupaten Tuban dapat dicegah dan memang cukup tinggi," kata Mashari.
Baca Juga : Baca Selengkapnya