Munculnya Klaster Sekolah di Tanggul, Satgas Covid Tracking Door to Door
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
Yunan Helmy
16 - Jun - 2021, 01:41
JEMBERTIMES - Setelah ditemukannya klaster penyebaran covid-19 di Kecamatan Tanggul, yaitu di SMK Negeri 6 Jember, tercatat ada 18 guru terkonfirmasi positif saat dites swab PCR. Tujuh di antaranya adalah warga Desa Tanggul Kulon.
Hal tersebut menjadikan Kecamatan Tanggul zona merah penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Jember.
Baca Juga : Makin Moncer, Nangkula Park Berpeluang Harumkan Nama Tulungagung di Tingkat Provinsi
Untuk itu, petugas gabungan dari Pemdes Tanggul Kulon bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember UPT Puskesmas Tanggul, bhabinkamtibmas, babinsa, ketua RT/RW, dan relawan PPKM Mikro desa melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat fasilitas umum yang ada di wilayah desa setempat. Selasa, (15/06).
Petugas menyisir fasilitas umum seperti masjid, musala, pemukiman penduduk. Petugas juga mengajak masyarakat Desa Tanggul Kulon untuk bersama memerangi covid-19.
Menurut bidan Desa Tanggul Kulon, Revina Endinata, saat ini di wilayah binaannya terdapat 7 warga yang terpapar virus covid-19. Untuk itu, pihaknya bersama pemdes bergerak cepat menanggulangi penyebaran covid-19.
"Terdapat tujuh warga Desa Tanggul Kulon yang hasil swab PCR-nya terkonfirmasi positif covid-19. Untuk itu, hari ini kami bersama pemdes dan lintas sektor di Kecamatan Tanggul menyemprotkan cairan disinfektan dan membagikan masker guna menekan penyebaran virus covid-19," kata Revina saat dikonfirmasi.
Oleh sebab itu, pihaknya meminta masyarakat mewaspadai potensi penularan covid-19 di lingkungan serta selalu menegakkan protokol kesehatan. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengucilkan warga yang terpapar virus covid-19.
"Saat ini kita masih berada pada masa pandemi covid-19. Kami tekankan, covid-19 bukanlah aib. Untuk itu, diperlukan dukungan semua lapisan masyarakat kepada mereka yang terpapar covid-19 agar segera sehat seperti sediakala," terangnya.
Baca Juga : Muncul Kebimbangan dalam Cinta dan Pilihan Hidup ke Depan
Sementara itu, Wakil Ketua PPKM Desa Tanggul Kulon Abdul Rofik mengatakan, sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro, Pemerintah Desa Tanggul Kulon aktif melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan dan penyebaran covid-19. Salah satunya melakukan sosialisasi pentingnya prokes door to door ke rumah warga.Hal ini bertujuan agar warga Desa Tanggul Kulon terus mematuhi protokol kesehatan. Hal tersebut dilakukan dengan bersinergi dengan unsur-unsur terkait.
"Bersama bidan desa, bhabinktibmas, babinsa, kami pemerintah desa tak henti-hentinya mengingatkan kepada warga bahwa virus covid-19 ini masih menjadi ancaman buat kita semua. Untuk itu, kita tidak boleh lengah," tandas dia.
Rofiq juga mengimbau kepada warga yang terkonfirmasi positif lewat swab PCR oleh UPT Puskesmas Tanggul untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. "Melalui program PPKM, pemerintah desa siap membantu warga selama menjalankan isolasi mandiri di rumah. Untuk itu, kami mengajak patuhi prosedur-prosedur dari yang telah ditetapkan. Kami mengimbau untuk tetap selalu mematuhi 5M dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan juga menghindari kerumunan agar terhindar dari covid-19. Semoga pandemi ini segera berlalu," pungkasnya.
