Penghargaan Adiwiyata 2021: DLH Kota Malang Akan Terus Galakkan Lingkungan Hijau
Reporter
Mariano Gale
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
07 - May - 2021, 12:52
MALANGTIMES- Upaya untuk terus menyadarkan perilaku masyarakat agar peduli lingkungan, melalui penghargaan Adiwiyata yang telah berlangsung di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Rabu (5/5/2021) kemarin, Kepala DLH Kota Malang, Wahyu Setianto berharap agar terus menggalakkan sosialisasi serta mengajak masyarakat untuk melakukan penghijauan di lingkungannya.
"Jadi pengahragaan Adiwiyata itu tidak hanya berlaku untuk lingkungan sekolah saja. Melainkan, kami ingin mengajak dan menyosilaisakan terus kepada masyarakat Kota Malang untuk melakukan kegiatan lingkungan hijau," ujarnya, Kamis (6/5/2021).
Baca Juga : Bappeda Kota Malang Fokuskan Program Pemulihan Ekonomi Melalui Sektor UMKM
Ada dua tingkat penghargaan Adiwiyata yang diberikan oleh pihak DLH Kota Malang. Yakni tingkat Provinsi Jawa Timur dan Kota Malang.
Untuk tingkat Provinsi Jawa Timur di antaranya, SDN Dinoyo 1, SD Muhammadiyah 1, SDN Kotalama 1, SDN Kotalama 2, SDN Kotalama 4, SDN Kotalama 5, SDN Purwantoro 3, SDN Purwantoro 5, SDN Madyopuro 2, dan SMAN 1 Malang.
Sedangkan tingkat Kota Malang, di antaranya, MI Nurul Ulum, SD Katolik Santa Maria 1, SD Laboratorium UM, SDN Ciptomulyo 2, SDN Jodipan, MIN 2, SMPN 26, MAN 1, dan SMKN 7.
"Jadi ada 17 sekolah penerima Penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Timur dan 25 sekolah penerima Penghargaan Adiwiyata tingkat Kota Malang," ujarnya.
Diketahui program Adiwiyata adalah program khusus Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, kelestarian lingkungan ini menjadi pusat perhatian di Indonesia hingga Internasional.
Baca Juga : Terus Berprogress, Bappeda Kota Malang Optimalisasi SIPD hingga Tingkat Kelurahan
Melalui program tersebut, risiko yang ditimbulkan dari dampak lingkungan di sekolah dapat dihindari. Tidak hanya itu, program ini juga mampu memberikan pembelajaran bagi generasi muda tentang pemeliharaan lingkungan yang baik.
"Diharapkan masyarakat di sekitar sekolah mampu mengelolah lingkungan hijau yang sehat. Agar bisa meningkatkan kualitas dan kondisi belajar yang nyaman," ujarnya.
