Dam Cluwok Jadi Kado Indah Pemdes Bono Pada Hari Air Sedunia ke 29

23 - Mar - 2021, 03:18

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dan Papan Penetapan Dam Cluwok sebagai Monumen. (Foto: Muhsin/TulungagungTimes).


TULUNGAGUNGTIMES - Ditetapkannya Dam Cluwok Desa Bono Kecamatan Boyolangu menjadi Monumen Peradaban Keirigasian oleh Bupati Tulungagung, menjadi sebuah kado indah bagi Pemerintah Desa setempat pada Peringatan Hari Air Sedunia (World Water Day) ke 29 hari ini. Senin (22/03/2021).

Kepala Desa Bono Moezamil mengatakan, Dam cluwok yang ada di desanya itu sudah tidak berfungsi untuk irigasi pertanian, karena sudah tidak berfungsi oleh Pemkab Tulungagung ditetapkan sebagai monumen untuk mengingatkan generasi mendatang akan pentingnya pengelolaan air.

Baca Juga : Derita Sakit Lambung Kronis, Pria Asal Blitar Gantung Diri di Tulungagung

"Ya jadi monumen, karena sudah tidak berfungsi," kata Moezamil. Senin (22/03/2021).

Dengan ditetapkannya sebagai monumen, Moezamil berharap bisa menjadikan monumen itu sebagai wisata edukasi yang nantinya akan membuat desa yang dipimpinnya menjadi lebih mandiri, maju dan sejahtera.

Sebelumnya Bupati Tulungagung Maryoto Birowo telah menetapkan Dam Cluwok Desa Bono sebagai Monumen Peradaban Keirigasian di Kabupaten Tulungagung bertepatan dengan peringatan Hari Air Sedunia ke 29.

Baca Juga : Hari Air Sedunia ke 29, Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Menghargai Air

Penetapan Dam Cluwok sebagai Monumen Peradaban Keirigasian diharapkan dapat memberikan manfaat pada generasi sekarang dan generasi mendatang sebagai pengingat atau sejarah pentingnya pengelolaan air terutama untuk irigasi.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette