Kuatkan Bidang Ekraf, Pemkot Malang Genjot Fasilitas Co-Working Space
Reporter
Arifina Cahyati Firdausi
Editor
A Yahya
07 - Mar - 2021, 05:41
MALANGTIMES - Bidang ekonomi kreatif (Ekraf) saat ini tengah menjadi salah satu prioritas untuk dikembangkan di Kota Malang. Hal itu dikarenakan melalui sektor ini, beragam ide-ide dan inovasi kreatif untuk terus mengenalkan Kota Malang ke ranah global bakal semakin eksis.
Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang pun mengajak mengajak para stakeholder untuk terus menggenjot bidang Ekraf. Sasarannya, tentu saja dengan melibatkan anak-anak kreatif di Kota Malang.
Baca Juga : Tips Tampil Lebih Stylish dengan Casual Outfit ala Hijabers Inas Rana Ini Yuk
Salah satu yang tengah dioptimalkan, yakni dengan memfasilitasi potensi kreativitas anak muda melalui co-working space atau ruang kerja bersama. Hal ini dilakukan menyusul kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali yang banyak menghadirkan startup-startup mumpuni.
"Sektor ekonomi kreatif menjadi fokus kami, maka di porapar (Disporapar) kita membuat co- working space. Ini pemanfaatannya bekerja sama dengan komunitas kreatif yang ada di Kota Malang," ujar Kepala Disporapar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni.
Dijelaskannya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah memiliki 4 lokasi co-working space. Yang mana, area penempatannya mewakili masing-masing wilayah kecamatan di Kota Malang.
Di antaranya, di lantai 3 Stadion Gajayana, di Kelurahan Bunulrejo, di GOR Ken Arok, dan di Kelurahan Bakalan Krajan. Nantinya, co-working space tersebut masih akan ditambah lagi untuk beberapa wilayah lainnya.
"Sekarang kita sudah punya 4, itu mewakili masing-masing kecamatan. Sedangkan di Kecamatan Lowokwaru masih nyari kita, tapi ada 2 alternatif. Yaitu, di Museum Mpu Purwa dan di RTH (Ruang Terbuka Hijau) yang dikelola oleh LH (Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang)," jelasnya.
Baca Juga : Baca Selengkapnya