Baru 10 Bulan, TPA Sementara Bunajih Overload, Warga Resah
Reporter
Imam Faikli
Editor
Dede Nana
16 - Feb - 2021, 11:20
BANGKALANTIMES - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sementara yang berada di Desa Bunajih, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan nampaknya sudah overload.
Padahal, TPA tersebut baru digunakan kurang lebih 10 bulan. Namun kondisi saat ini di lokasi sudah membludak. "Tentunya ini sangat berefek terhadap masyarakat mas," ujar Syaiful, salah satu warga, Selasa (16/2/2021).
Baca Juga : Kolam Pengelola Air Limbah Rawan Longsor, DPRD Kota Batu Minta Perbaikan
Adapun dampak dari itu, Syaiful menyebutkan, banyak keluhan dari warga sekitar. Sebab, dengan membludaknya sampah di TPA membuat warga resah dengan bau yang tidak sedap.
Apalagi saat ini, kata Syaiful, musim hujan. Tentu bau sampahnya semakin menyebar kemana-mana. "Akibat dari itu, kami berharap pemerintah bisa memperhatikan kondisi di lapangan," harapnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan Anang Yulianto angkat suara. Dirinya mengatakan, keberadaan TPA di Desa Bunajih menurutnya tidak ideal, karena tidak memenuhi persyaratan. Pasalnya, idealnya TPA harus memiliki luas mencapai 5 hektare.
"Sedangkan di Desa Bunajih kurang dari 5 hektare, jadi di sana belum ideal" dalihnya.
Saat ini, upaya DLH Kabupaten Bangkalan dalam mengurangi pembuangan sampah di Desa Bunajih, hanya bisa melakukan pemadatan sampah.
Baca Juga : Bandingkan dengan Kondisi Amerika, Imam Besar Islamic Center New York Sebut Gerakan GAR Menyedihkan
"Selain itu kita juga mengoptimalkan satu Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R)," pungkasnya.
