Berpotensi Longsor, 11 KK Pengungsi Brau Akan Segera Direlokasi

Reporter

Mariano Gale

14 - Feb - 2021, 09:28

Foto istimewa Pemkot Batu : Walikota batu, Dewanti Rumpoko dan Walikota Batu Punjul Santoso beserta jajaranya meninjau lokasi tanah longsor di Desa Brau, Rabu (2/2/2021) lalu


BATUTIMES- Puluhan warga yang terdiri dari 11 KK di Dusun Brau Desa Gunungsari, Bumiaji, Kota Batu akan direlokasi di lahan lain. Relokasi dilakukan karena rumah yang dimiliki warga tersebut berpotensi longsor atau ambles.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan, Pemerintah Kota Batu sebelumnya telah membuat kesepakatan dengan pemilik lahan yang akan dijadikan sebagai tempat relokasi. Lahan seluas 1.300 hingga 1.500 meter persegi itu selanjutnya akan dijadikan sebagai tempat beristirahatnya masyarakat agar terhindar dari bencana.  

Baca Juga : 14 Ribu RT di Kabupaten Malang Bebas Kasus Covid-19

"Lahan ini untuk 11 KK pengungsi. Dan berada di dekat Dusun Brau. Nah ini tinggal kita laporkan saja ke Wali Kota Batu," ujarnya, Minggu (14/2/2021).

Punjul mengutarakan, sebenarnya ada 3 alternatif pengadaan tanah yang akan dicoba Pemkot Batu dalam mengatasi bencana longsor tersebut. Ke-3 alternatif itu yakni menggunakan tanah kas desa, melakukan tukar guling dengan Perhutani dan pengadaan tanah untuk relokasi.

Namun alternatif yang paling memungkinkan dilaksanakan saat ini adalah pengadaan tanah, "Sudah kita tinjau, memungkinkan saat ini, kontur tanahnya bagus dan aman," ujar Punjul.

Lebih jauh Punjul menyampaikan jika pihaknya telah berkomitmen agar pelaksanaan relokasi ini cepat terlaksana. Sebab, warga tidak boleh terlalu lama di tempat pengungsian.

"Semoga pengerjaannya dalam waktu sebulan," ujarnya.

Baca Juga : Area TPA Tlekung Diperluas 1,8 Hektare, DLH Kota Batu Negosiasi Perhutani

Pemberitaan sebelumnya, Early warning system (EWS) atau pendeteksi tanah longsor terus berbunyi di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. Sebelum terjadinya longsor, EWS itu pun menjadi signal bagi para pemilik rumah di lokasi yang terancam tanah longsor.

Di mana, ada kurang lebih 11 rumah yang berdekatan dengan lokasi lima titik longsor. Dari 11 unit rumah warga di sana terdapat 15 kartu keluarga (KK). Hal ini pula yang membuat Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko melakukan pengecekan ke lokasi rawan longsor. Pasalnya, longsor yang terjadi di sana cukup membahayakan.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette