Jabat Kepala Dispangtan Kota Malang, Ade Herawanto Siapkan Sederet Program Baru

10 - Feb - 2021, 09:04

Pertemuan pengenalan Kepala Dispangtan Kota Malang Ade Herawanto bersama para pegawai Dispangtan. (Foto: Istimewa).


MALANGTIMES - Pasca dilantik untuk menduduki jabatan baru sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang pada senin (8/2/2021) lalu, Ade Herawanto langsung bergerak sigap.

Sehari setelahnya, ia langsung merapatkan jajaran guna membahas berbagai program ke depan yang akan dijalankan di instansi baru tersebut.

Baca Juga : WhatsApp Kembali Siapkan Fitur Baru, Mungkinkan Pengguna Mute Video Sebelum Dikirim

Dia menyebut, dalam menjalankan kewajiban sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, maka semua pegawai diminta untuk berpikir out of the box.

"Selain menjalankan kegiatan rutin, sesuai tusi dan kewenangan, saya tekankan agar seluruh jajaran berpikir out of the box," ujarnya.

Pria yang juga dikenal sebagai tokoh Aremania itu menambahkan, inovasi-inovasi dalam menjalankan kegiatan setiap instansi selalu diperlukan dalam upaya meningkatkan pelayanan prima kepada masyarat. Tentunya dengan tetap dilandasi peraturan perundangan yang berlaku.

Diantaranya, yakni menginisiasi inovasi-inovasi di bidang pertanian sejak pra panen sampai pasca panen. Kemudian, pengembangan IT di bidang teknologi handling produk pasca panen sampai dengan pemasaran.

Ade menjelaskan, dalam hal ini berkaitan dengan teknologi digital marketing serta memfasilitasi investasi-investasi di bidang trading produk-produk pertanian, mengingat Kota Malang yang berfungsi dalam bidang perdagangan dan jasa sebagai penyangga kawasan hinterland di sekitarnya, yaitu Kota Batu dan Kabupaten Malang.

Tak kalah pentingnya, seiring dengan perkembangan zaman turut melibatkan e-commerce dalam pemasaran produk-produk hasil pertanian.

"Termasuk memaksimalkan sektor e-Commerce yang tentunya punya value lebih dan tetap menguntungkan para produsen atau petani. Serta para stakeholder pangan dan pertanian seperti importir dan eksportir," katanya.

Lebih jauh, mantan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang ini mengungkapkan, hal yang tak kalah penting dalam menjalankan setiap program-program pelayanan yakni dengan memperhatikan packaging sebelum produk dipasarkan.

Sebab, dalam tugasnya, salah satu fungsi dinasnya adalah untuk fungsi komunikasi dan memfasilitasi para pelaku bidang agraria terkait.

Baca Juga : Gali Strategi Pemenangan, DPTD PKS Kota Kediri Studi Banding ke DPTD PKS Kota Malang

"Semua harus baik dari hulu ke hilir. Selain bersama para produsen pangan, pelaku pertanian dan hortikultura, juga kita gandeng para pakar di bidangnya untuk mengembangkan semua potensi yang ada. Komunikasi dengan importir dan eksportir potensial juga harus intens," paparnya.

Tak hanya itu, guna memperkuat sektor pertanian di perkotaan, Ade menyebut, pihaknya juga akan memaksimalkan sinergitas dengan Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) Kota Malang. Pun juga, pebisnis-pebisnis yang bergerak di bidang agribisnis.

"Ini diperlukan agar sektor pertanian ini juga menjadi sentra pengolahan dan pemasaran hasil bumi dari Kabupaten Malang dan juga Kota Batu," tandasnya.

Sementara itu, dalam pemaparan berbagai program kegiatan ke depan tersebut turut pula dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Malang Diah Ayu Kusuma Dewi, yang notabene menjabat sebagai Plt Kepala Dispangtan sebelumnya.

Diah menambahkan, ada sejumlah kegiatan yang tengah digagas Dispangtan dan harus dijalankan di 2021 ini. Di antaranya lomba urban farming tingkat perangkat daerah dan tingkat dasawisma.

Kemudian, pembuatan mini food estate di samping kantor Dispangtan, pembinaan teknis budidaya ikan di kolam knockdown pada pembudidaya pemula, pembinaan teknis kesehatan hewan kesayangan, dukungan sarana prasarana kepada petani di Kota Malang, hingga upaya penanganan stunting.

"Beberapa kegiatan itu yang perlu dilaksanakan pada tahun 2021. Di akhir tahun nanti perlu ada lomba menu berbahan dasar ikan sebagai sarana gerakan gemar makan ikan. Karena makan ikan sejak dini bisa mencegah stunting," ungkapnya.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette