Walau Vaksinasi Sudah Sampai Trenggalek, Bupati Imbau Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

30 - Jan - 2021, 04:01

Suasana Pendapa Manggala Praja Nugraha saat Bupati Trenggalek akan divaksin


TRENGGALEKTIMES - Vaksinasi di Trenggalek sudah dimulai, namun hal tersebut tak lantas membuat masyarakat kembali acuh dan abai terhadap penerapan protokol kesehatan. Hal tersebut yang diucapkan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat usai jalani vaksinasi tahap pertama.

Bupati termuda se Indonesia ini kembali ingatkan masyarakat agar tetap patuhi semua protokol kesehatan yang dianjurkan oleh WHO. Pasalnya proses vaksinasi tidak sekejap langsung jadi, melainkan berlangsung secara bertahap.

Baca Juga : Butuh Sekitar 200 Vaksinator, Dinkes Kota Malang Bakal Gelar OJT

"Walaupun vaksin sudah ada, jangan anggap remeh Covid-19. Tetap patuhi protokol kesehatan hingga herd immunity terbentuk. Pasalnya menciptakan kekebalan kelompok butuh rentan waktu yang cukup lama," ucap Bupati Trenggalek, Jumat (29/01/2021).

Pihaknya juga menerangkan saat ini pemerintah pusat masih mengalokasikan vaksin untuk tenaga kesehatan dan beberapa tenaga garda depan hingga bulan April mendatang. Setelah itu baru menyasar masyarakat secara bertahap hingga Maret 2022.

"Artinya masih ada rentan waktu 1 tahun lebih untuk berikan Vaksin Covid 19 kepada seluruh warga. Dalam rentang waktu yang telah ditentukan ini, warga harus benar-benar disiplin mematuhi protokol kesehatan agar tidak terpapar Covid 19," tegasnya.

Arifin menjelaskan untuk tahap awal, vaksin yang tersedia di Trenggalek ada 2.000 vial vaksin. Selanjutnya untuk tahap dua baru ditambah sebanyak 4.400 lagi, hingga seluruh totalnya mencapai 6.400 dosis.

"Tentunya ada kecukupan, karena tenaga kesehatan kita ada sekitar tiga ribuan. Kemudian nanti dilanjut untuk vaksinasi TNI-Polri," tambahnya.

Baca Juga : 5 Ribu Pegawai Pemkab Malang Segera Jalani Tes Covid-19 Massal

Sedangkan untuk petugas yang berada di garda depan penanggulangan penyebaran Covid-19 ditargetkan rampung paling lambat bulan April. Setelah itu, bulan April 2021 hingga Maret 2022 vaksinasi bakal sasar masyarakat umum secara bertahap.

"Diharapkan selesai vaksinasi tidak sampai satu tahun, kita bisa membentuk kekebalan kelompok lebih cepat, sehingga aktivitas kebiasaan barunya bisa lebih aman," tutupnya.

 


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette