5 Ribu Pegawai Pemkab Malang Segera Jalani Tes Covid-19 Massal | Jatim TIMES

5 Ribu Pegawai Pemkab Malang Segera Jalani Tes Covid-19 Massal

Jan 28, 2021 21:12
Ilustrasi petugas medis saat melihat hasil swab PCR. (Foto : Alodokter.com)
Ilustrasi petugas medis saat melihat hasil swab PCR. (Foto : Alodokter.com)

MALANGTIMES - Sebanyak 5 ribu pegawai Pemkab Malang bakal menjalani Swab PCR massal untuk mendeteksi penyebaran Covid-19. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat, Kamis (28/1/2021).

”Kia rencananya pada saat pencanangan Vaksinasi Covid-19 pada hari Sabtu (30/1/2021), juga sekaligus akan kita adakan tes swab dari mobil PCR (Mobile Lab),” ungkap Wahyu Wahyu usai menghadiri salah satu agenda pemerintahan beserta beberapa jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di Pringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (28/1/2021)..

Baca Juga : 1.066 Usulan Masuk di Pra-Musrenbang Kecamatan Lowokwaru, Wawali Sampaikan Prioritas Ini

Namun pada saat pencanangan Mobile Lab tersebut, yang menjalani swab massal hanya sebagian ASN. ”Mungkin sekitar 50 sampai 100 orang (ASN), sekaligus dalam tes (swab PCR) perdana nanti bisa jadi Pak Bupati Malang juga akan di tes,” jelasnya.

Setelahnya, diperkirakan mulai hari Senin (1/2/2021) mendatang, 1 unit Mobile Lab PCR itu akan mulai dikerahkan ke seluruh OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

”Nanti setelah itu mereka (Petugas Mobile Lab PCR) akan ada di OPD yang sudah ditunjuk, nanti siapa saja yang akan dites tergantung kebijakan Pak Bupati Malang,” lugasnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang Nurman Ramdanysah, memperkirakan jika dalam tahap awal swab massal menggunakan Mobile Lab tersebut, akan menyasar sekitar 5 ribu ASN.

”Ya kita siapkan, nanti pendataannya dari saya (BKPSDM Kabupaten Malang). Kalau informasi awal sampai 5 ribu (ASN), tapi nanti masih akan ada koordinasi lagi,” jelasnya.

Nurman memastikan, jika ribuan ASN yang bakal menjalani swab PCR secara massal tersebut, bukanlah mereka yang dikabarkan telah terpapar Covid-19. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

”Ya otomatis, secara medis kalau masih positif ya tentu tidak bisa ikut program itu (swab PCR),” ungkap pria yang identik mengenakan kaca mata ini saat ditemui di Pringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang, Kamis (28/1/2021).

Baca Juga : Jelang Vaksinasi Covid-19, Bupati dan Forkopimda Lumajang Jalani Tes Kesehatan

Berapa jumlah ASN di Pemkab Malang yang saat ini terpapar Covid-19?, Nurman mengaku jika belum bisa menjelaskan datanya secara rinci.

”Kalau angkanya dinamis, ada yang sudah sembuh, ada juga yang belum. Saya selalu melaporkan data itu, hanya saja yang ada saat ini masih data lama, belum kami update,” imbuhnya.

Selain mereka yang belum terpapar Covid-19, Nurman menyampaikan jika jajaran ASN yang akan menjalani swab PCR secara massal itu, rata-rata berusia diabawah 59 tahun. ”ASN paling tua usianya 58, kecuali yang eselon-nya seperti saya ini (batas usia pensiun, red) 60 tahun,” tandasnya.

Sebagai acuan, seperti dalam pemberitaan sebelumnya, pada beberapa pekan lalu dikabarkan ada 11 pegawai Pemkab Malang yang dikabarkan terpapar virus yang diduga dari Wuhan, Cina tersebut. Sedangkan yang meninggal dunia karena Covid-19, ada 2 orang.

 

Topik
Berita Malang mobile lab Covid 19 Sekda Kabupaten Malang

Berita Lainnya