Kelompok ‘Pendekar’ Ngamuk, 2 Warga Jadi Korban
Reporter
Moh. Ali Mahrus
Editor
Yunan Helmy
23 - Dec - 2020, 10:55
Diduga ada perselisihan antar perguruan silat di Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, dua warga menjadi korban amukan para ‘pendekar’. Korban adalah Yoyok Sulistiyono (34) dan Husni (30) warga Desa Puger Kulon Kecamatan Puger Jember, menjadi sasaran amukan para pendekar saat ngopi di lesehan Desa Balung Lor Kecamatan Balung Jember.
“Saya waktu itu sedang ngopi bersama teman saya, gak tau tiba-tiba ada gerombolan anak-anak muda datang dan mengamuk, infonya mereka mencari anggota perguruan silat lainnya, saya sendiri yang tidak tau apa-apa jadi sasaran sampai saya pingsan,” ujar Yoyok saat menceritakan peristiwa yang dialaminya Rabu (23/12/2020).
Baca Juga : Janda di Jombang yang Tewas Terbunuh Alami Pecah Tengkorak dan Tulang Dada Patah
Yoyok juga mengatakan, bahwa dirinya dikeroyok dua kali oleh gerombolan massa pesilat, dirinya juga tidak kenal atau merasa punya musuh dengan pesilat manapun.
Hal yang sama juga dialami oleh Husni, teman Yoyok. Keduanya dianiaya oleh segerombolan ‘pendekar’, dan mengalami luka di beberapa tubuhnya, hanya saja Husni tidak sampai pingsan dan mengalami luka di kepala.
“Saya tidak sampai pingsan, Mas. Tapi ya lumayan sakit kena hajar, kalau teman saya Yoyok dipukul pakai balok kayu kepalanya, mungkin kami dikira anggota perguruan silat yang mereka cari,” ujar Husni.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Nanik salah satu pemilik warung yang ikut rusak akibat dari amukan para ‘pendekar’, menurut Nanik, warungnya rusak berantakan, beberapa piring juga pecah, namun dirinya beruntung, saat kejadian sedang belanja ke pasar, sehingga tidak sampai mengalami luka.
“Gerombolan pendekar itu datangnya dua kali mas, mereka mencari anggota perguruan silat lainnya, mungkin ada perselisihan, beberapa warung di rusak termasuk warung saya, semua perkakas saya hancur, sepertinya mereka salah sasaran,” pungkas Nanik.
Baca Juga : Miris, Bocah 5 Tahun di Kota Malang Jadi Korban Pelecehan Seksual
Belum Diketahui, gerombolan perguruan silat yang mengamuk di wilayah kecamatan Balung perselisihan antara perguruan silat mana saja, namun sehari sebelumnya, di Desa Nogosari Kecamatan Rambipuji yang masih berbatasan dengan Kecamatan Balung, memang sempat terjadi perselisihan antara kedua perguruan silat, namun persoalan ini berhenti dengan sendirinya setelah beberapa tokoh masyarakat dan pihak kepolisian turun tangan. Namun akibat dari kejadian ini, Yoyok melaporkan kasus ini ke Mapolsek Balung Jember
