Progres Pembangunan Islamic Center 98 Persen, Tahap Dua Dilanjut 2021

22 - Dec - 2020, 04:55

Gedung Islamic Center pada tahap pembangunan pertama yang disidak Wali Kota Malang Sutiaji beberapa saat lalu (Dokumentasi MalangTIMES).


Proses pembangunan Islamic Center di tahap pertama yang dilaksanakan pada 2020 ini sudah mencapai 98 persen. Salah satu megaproyek itu rencananya akan diresmikan pada 30 Desember 2020 mendatang, bersamaan dengan peresmian Jembatan Kedungkandang dan Block Office Mini Kota Malang.

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, tahap pertama pembangunan Islamic Center berupa bangunan gedung serbaguna. Pasca dibangun, gedung tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan dan aktivitas pertemuan.

"Dan progressnya sudah selesai, 98 persen," katanya.

Baca Juga : BBPPMPV BOE Kota Malang Raih Penghargaan dari Kementerian PAN-RB RI

Sutiaji menerangkan, pada tahap selanjutnya juga akan dilengkapi dengan pembagunan untuk beberapa kantor instansi. Di antaranya adalah kantor penyerta dari Pemerintah Kota Malang, kantor FKUB, kantor DMI hingga MUI yang rencananya akan diletakkan di sekitaran kawasan Islamic Center.

Dengan harapan, kawasan Islamic Center akan selalu ramai dan banyak aktivitas penunjang. Sehingga, kawasan Islamic Center tidak hanya ramai saat agenda khusus saja. Sedangkan pasca peresmian nanti, gedung serbaguna milik Islamic Center akan dimanfaatkan dengan berbagai agenda rutin, baik agenda besar maupun agenda kecil.

Sementara itu, berdasarkan data yang diunggah LPSE Kota Malang, nilai pagu paket pengadaan belanja konstruksi pembangunan Islamic Center tahap satu sebesar Rp 54 Miliar atau tepatnya Rp 54.051.857.000 dengan nilai HPS paket sebesar Rp 53.727.736.627,28.

Sedangkan nama pemenang tender adalah PT Mega Bintang Abadi dengan harga penawaran Rp 50.164.651.508,23. Kemudian harga terkoreksi Rp 50.164.651.508,23 dan hasil negoisasi sebesar Rp 50.164.651.000,00.

Baca Juga : Cegah Covid-19, Dandim 0818: Kehadiran Jemaat di Gereja Maksimal 50% dari Kapasitas

Sebagai informasi, gedung serbaguna tersebut didesain dengan luas 1.800 meter persegi. Gedung tersebut direncanakan memiliki beberapa macam fasilitas. Selain untuk tempat pertemuan juga dapat dimanfaatkan untuk aktivitas lainnya.

Megaproyek Islamic Center itu sendiri sejak awal direncanakan bukan hanya sebagai pusat kegiatan keagamaan saja. Melainkan juga diharapkan menjadi pusat edukasi. Karena selain masjid dan asrama, Islamic Center juga ditargetkan memiliki museum peradaban di semua agama.


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette