Dinsos Kota Batu Anggarkan Rp 887 Juta untuk Penanganan Covid-19 Tahun 2021

Reporter

Mariano Gale

Editor

Yunan Helmy

21 - Dec - 2020, 07:20

Foto ilustrasi


Dinsos Kota Batu menganggarkan kebutuhan sebesar Rp 887 juta untuk penanganan covid-19 tahun 2021 nanti.

Kepala Dinsos Kota Batu Ririk Mashuri mengatakan, anggaran untuk penanganan covid-19 tetap dimasukkan dalam APBD Kota Batu 2021. Salah satunya adalah dana untuk kebutuhan korban meninggal dunia akibat covid-19 dan buffer stock.

Baca Juga : Malam Tahun Baru, Satpol PP Kabupaten Malang Akan Tutup Total Stadion Kanjuruhan

"Untuk penanganan covid-19, kami masih menganggarkan. Misalnya untuk tahun depan anggaran pemulasaran pasien covid-19 akan bertambah sebesar Rp 781 juta atau menjadi 75 titik," ujarnya, Senin (21/12/2020).

Anggaran tersebut naik dari tahun ini yang hanya Rp 390 juta setelah diusulkan dalam perubahan APBD (PAK) untuk 12 titik pemulasaran. "Anggaran itu nantinya akan dibayarkan kepada formasi petugas pemulasaran yang terbagi menjadi dua tim. Tiap tim terdiri dari delapan petugas pemulasaran jenazah," kata Ririk.

Sedangkan untuk buffer stock sendiri yang merupakan kebutuhan sembako, anggaran ini tidak hanya dikhususkan dalam penanganan covid-19. Tapi juga digunakan oleh tim Tagana dalam penanganan kasus bencana alam atau sosial lainnya.

"Karena covid-19 ini termasuk bencana sosial, maka tetap bisa digunakan. Untuk buffer stock, kami anggarkan sekitar Rp 108 juta untuk beras, mi instan, gula, minyak dan lain-lain," ungkap kadinsos.

 


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette