Hamil 8 Bulan, Pengajar di Tulungagung Meninggal Akibat Covid-19

Reporter

Joko Pramono

07 - Dec - 2020, 04:59

Operasi Yustisi untuk menekan Covid-19 terus dilakukan (Joko Pramono for Jatim TIMES)


Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 merilis 1 pasien Covid-19 meninggal dunia, Minggu (6/12/20) malam. Dengan tambahan ini, jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal menjadi 8 orang.

Pasien tersebut adalah JMS (41) warga Kecamatan Kauman. Dia merupakan seorang tenaga pendidik di salah satu lembaga pendidikan negeri di Tulungagung.

Baca Juga : 4 Hari 154 Pasien Konfirm Covid-19, Ini Langkah yang Akan Dilakukan Pemkot Batu

Wakil Jubir Satgas Penanganan Covid19, Galih Nusantoro mengatakan awalnya JMS mengalami gejala mirip Covid-19 dan dirawat di RSUD dr. Iskak Tulungagung pada 24 November lalu.

Lalu pada yang bersangkutan dilakukan pengambilan sampel swab dan dinyatakan positif Covid-19.

“Hasil swab JMS dinyatakan positif Covid-19 pada 26 November lalu,” ujar Galih, Senin (7/12/20).

Mirisnya lagi, JMS sedang mengandung usia 8 bulan. JMS meninggal dunia bersama bayi yang dikandungnya.

“Pemakaman yang bersangkutan sehingga sudah dilakukan dengan protokol Covid19,” kata Galih.

JMS mempunyai riwayat hipertensi kronis superimposed pre eklamsia.

Baca Juga : Ganja Tetap Dilarang, Pecandu Tulungagung Beralih ke Jamur Tlethong dan Kecubung

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol Kesehatan, seperti memakai masker saat di luar rumah, menjaga jarak, dan mencuci tangan sesering mungkin.

“Patuh pada protokol kesehatan merupakan kunci memutus rantai penyebaran Covid-19,” katanya dengan tegas.

Dari data yang dimiliki oleh Satgas per 6/12, ada tambahan 14 pasien baru Covid-19. Pasien baru ini tersebar di Kecamatan Besuki, Boyolangu, Campurdarat, Gondang, Kauman, Kedungwaru, Ngunut, Rejotangan, dan Tulungagung.

Dengan tambahan ini, total terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 736 pasien, 562 di antaranya sembuh. 8 orang dinyatakan meninggal dan sisanya dirawat, diisolasi dan dikarantina.


Topik

Kesehatan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette