Baru Terbentuk, Ini Program FKBN Kota Batu Tahun 2021

Reporter

Mariano Gale

Editor

Dede Nana

04 - Dec - 2020, 01:50

Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kota Batu melaksanakan kegiatan Musyawarah Kerja Badan Koordinator Daerah di Gedung Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kamis (3/12/2020). (Istimewa)


Dengan tema Konsolidasi, Bersatu, Bersinergi, Mewujudkan Kota Batu Berjaya, Indonesia Maju, Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kota Batu melaksanakan kegiatan Musyawarah Kerja Badan Koordinator Daerah di Gedung Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Kamis (3/12/2020).

Berjumlah 37 anggota, FKBN Kota Batu membentuk 12 program kerja di tahun 2021 mendatang. 

Baca Juga : Kapasitas Rumah Sakit di Kota Batu Penuh, Wali Kota Sampaikan Ini

12 program tersebut diantaranya, rencana penyelenggaraan Diklat Wawasan Kebangsaan, pendidikan politik bagi kader bela negara dan masyarakat, kegiatan pendampingan kesadaran hukum masyarakat, dan ada juga pembinaan ideologi pancasila bagi kader dan masyarakat dan program lainnya.

Muskerda FKBN Kota Batu dilakukan dengan beberapa hal. Pertama, FKBN Kota BAtu belum memiliki program kerja dikarenakan baru berdiri sekitar Oktober 2020 lalu.

"FKBN Kota Batu belum memiliki program kerja karena baru berdiri sekitar Oktober lalu. Jadi diperlukan musyawarah untuk menentukan program kerja," jelas Kepala Kantor Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) Kota Batu Suliyanah.

Dalam kegiatan tersebut hadir juga Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko yang secara simbolis juga menyematkan tanda peserta Muskerda.

Baca Juga : TP PKK dan DKPP Kota Kediri Suplai Gizi Melalui Gerakan Gemarikan

Dewanti mengajak seluruh kader untuk tetap menjaga keamanan Kota Batu agar tetap kondusif. "Mudah mudahan kader-kader forum ini bisa dihandalkan untuk mendinginkan suasana Kota Batu," ungkapnya.

"Acara ini sebagai ajang silahturahmi serta menyatukan semangat kita untuk menjaga NKRI," tandas Dewanti.
 


Topik

Pemerintahan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette