Tebing Longsor di Doko Blitar Sempat Putus Akses Jalan Desa
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
01 - Dec - 2020, 12:41
Bencana tanah longsor kembali terjadi di Kabupaten Blitar. Dilaporkan tebing setinggi 6 meter di Desa Sidorejo, Kecamatan Doko ambrol dan menyebabkan jalan desa sempat terputus.
Informasi yang dihimpun dari kepolisian, bencana longsor tersebut terjadi pada Minggu (29/11/2020) sekitar pukul 13.00 WIB. Beruntung petugas cepat datang ke lokasi dan mengevakuasi material longsor yang menutupi badan jalan sehingga lalu lintas kembali lancar.
Baca Juga : Tanah Longsor Melanda Jalur Utama Desa Sumber Brantas, Tutup Saluran Drainase
“Longsor terjadi pada kemarin siang di Jalan Raya Sidorejo arah Desa Resapombo dan Desa Sidorejo Kecamatan Doko. Longsor terjadi di tebing setinggi 6 meter. Material longsor sempat menimbun jalan kurang lebih panjang 10 meter dengan ketebalan sekitar 20 sentimeter," ungkap Kasubag Humas Polres Blitar, AKP Imam Subechi, Senin (30/11/2020).
TNI-Polri, BPBD dan warga masyarakat setempat kemudian melakukan kerja bakti membersihkan material longsor. Butuh waktu sekitar hampir 5 jam untuk membersihkan material longsor dari badan jalan agar jalan bisa kembali dilewati kendaraan.
“Sekitar pukul 18.00 WIB seluruh material longsor berhasil disingkirkan dari badan jalan sehingga bisa dilewati kendaran lagi,” tukasnya.
Baca Juga : Hujan Deras, Tepian Sungai di Desa Kutorenon Tergerus Banjir
Sekedar diketahui, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Kecamatan Doko merupakan salah satu dari beberapa kecamatan di Kabupaten Blitar yang rawan bencana tanah longsor. Selain Kecamatan Doko wilayah lain di Kabupaten Blitar yang rawan tanah longsor di antaranya, Kecamatan Wlingi, Nglegok, Gandusari, Wonotirto, Bakung, Wates dan Panggungrejo.
