Terpilih Aklamasi, Syaifuddin Mahmud Kembali Pimpin PWI Banyuwangi

Reporter

Nurhadi Joyo

Editor

Yunan Helmy

24 - Oct - 2020, 01:09

Syaifuddin Machmud (kedua dari kiri), ketua PWI Banyuwangi 2020-2023. (Nurhadi Banyuwangi Jatim Times)


BanyuwangiTIMES - Terpilih secara aklamasi, Syaifuddin Mahmud kembali menjadi ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banyuwangi untuk periode 2020-2023. 

Pria yang akrab disapa Aif itu terpilih dalam Konferensi III PWI Banyuwangi yang digelar di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Banyuwangi, Jumat (23/10).

Baca Juga : Pengurus Hippam Arjowinangun Keluar, Mediasi dengan Warga Kembali Buntu

Konferensi yang mengambil tema “Wujudkan Kehidupan Pers yang Merdeka Profesional & Bermartabat" itu dihadiri  Ketua PWI Jawa Timur, Ainur Rohim yang didampingi beberapa  pengurus PWI Jatim. 

Adapun peserta Konferensi PWI III Banyuwangi adalah 30 wartawan media cetak, televisi, media online, dan radio yang merupakan anggota dan calon anggota PWI Banyuwangi.  Hampir seluruhnya telah bersertifikasi uji kompetensi wartawan (UKW) dari Dewan Pers.

Setelah terpilih kembali sebagai ketua PWI, Syaifuddin bersama tim formatur memilih pengurus inti PWI Banyuwangi periode 2020-2023. Selanjutnya, pengurus inti yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara diharapkan mampu  melengkapi kepengurusan PWI Banyuwangi untuk masa bakti tiga tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Syaifuddin mengatakan, akan melanjutkan beberapa program yang belum tuntas pada periode pertama kepemimpinannya. Sekaligus, sebagai organisasi wartawan tertua, dia ingin menjadikan PWI sebagai rumah besar bagi para wartawan yang ada di wilayah Banyuwangi.

"Kami siap merangkul siapa pun yang ingin bergabung ke dalam PWI Banyuwangi. Yang penting tetap bisa menjalankan profesionalitas seperti aturan yang ditetapkan organisasi," jelasnya.

Selain itu, dalam masa kepemimpinannya yang kedua, pria asal Tulungagung itu juga berupaya meningkatkan mutu dan kualitas wartawan dengan menggelat pendidikan dan latihan (diklat) secara berkala. Kemudian berusaha menoptimalkan kerja sama dengan stakeholder, melakukan advokasi terhadap anggota yang tersangkut kasus hukum dalam menjalankan profesi, dan mengupayakan kantor sekretariat PWI Banyuwangi yang representatif. 

Baca Juga : Kerja Jurnalis Dibungkam saat Liput Demo, Solidaritas JMR Anti-Kekerasan Turun ke Jalan

"Untuk itu, semua anggota PWI Banyuwangi diharapkan bisa kompak, solid dan tidak ada intrik-intrik yang mengakibatkan perpecahan dan ketidakharmonisan sesama pengurus maupun dengan anggota yang ada,” tandas  Aif.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette