Munculnya Calon Tunggal Pilkada Kabupaten Kediri,Aktivis Kediri Ancam Menangkan Kotak Kosong

12 - Sep - 2020, 12:27

Foto : ilustrasi


Munculnya calon tunggal dalam Pilkada Kabupaten Kediri 2020, belasan aktivis Kediri ancam menangkan kotang kosong. Mereka menganggap, jika kemunculan calon tunggal merupakan suatu kemunduran dalam berdemokrasi.

Belasan aktivis yang mengatasnamakan 'Rakyat Penegak Demokrasi Bima Sakti' ini mengancam akan berupaya untuk memenangkan kotak kosong apabila benar nantinya terjadi calon tunggal dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri periode 2021-2026.

Baca Juga : Sempat Muncul Koalisi Bayangan, Sembilan Parpol Pendukung Dhito-Dewi Terbelah?

 

Seperti yang diutarakan Moh Karim perwakilan dari aktivis ini mengatakan, sejumlah cara akan ditempuh demi memutus kepentingan para elite politik.

Menurutnya, banyak beberapa hal yang akan mereka lakukan untuk memuluskan langkah mereka dalam memenangkan kotak kosong seperti mengkampanyekan pemenangan kotak kosong di masyarakat, pendirian posko pemenangan kotak kosong di masing-masing desa sebagai upaya pengumpulan pundi-pundi suara, hingga membentuk sejumlah saksi yang akan ditempatkan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mengawasi jumlah suara kotak kosong pada 9 Desember 2020 nanti.

"Jelas kemunculan calon tunggal ini merupakan kemunduran dalam berdemokrasi. Calon tunggal kita anggap kepentingan dari awak elite politik untuk bisa menduduki jabatan dengan segala cara. Terbukti mereka menutup kesempatan calon lain untuk dapat maju sebagai kandidat calon di pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri. Tapi apa daya mereka setelah rekomendasi partai politik sebagai prasyarat untuk maju menjadi bakal calon bupati dan wakil bupati diborong oleh satu calon yang kita sudah tau siapa dia," ujarnya.

"Maka dari itu, untuk melawan kepentingan dari awak elite politik ini kami sebagai aktivis Kediri akan berupaya memenangkan kotak kosong dalam pemilihan nanti," imbuhnya.

Diketahui, pasca KPU Kabupaten Kediri membuka pendaftaran calon bupati dan bupati Kediri pada 4 September - 6 September 2020, hanya terdapat satu pasangan calon yang melakukan pendaftaran. Sedangkan hingga hari ke-dua dibukanya perpanjangan pendaftaran per tanggal hari ini, Jum'at (11/9) hasilnya pun masih sama yakni hanya ada satu pasangan calon yang telah mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri.

Baca Juga : Masih Pandemi, Sebagian Tahapan Pilkada Kabupaten Malang Pakai Sistem Daring

 

Satu pasangan calon tersebut ialah Hanindhito Himawan Pramono-Dewi Mariya. Mereka maju dengan didukung seluruh partai politik pemilik kursi parlemen DPRD Kabupaten Kediri. 

Dengan adanya sapu bersih terhadap rekomendasi partai politik pemilik kursi parlemen, menjadikan pasangan yang akrab disapa Dhito-Dewi kemungkinan besar menjadi calon tunggal dalam kontestasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri kali ini.


Topik

Politik, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette