Paguyuban PSM Bersama KUBE Bariklana Gelar Pelatihan Membuat Bunga

11 - Sep - 2020, 02:09

Paguyuban Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri bersama dengan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) BARIKLANA menggelar pelatihan membuat bunga dari bahan Stoking dengan Kelompok Belajar RIUNG SALOKA. (Ist)


Paguyuban Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri bersama dengan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) BARIKLANA menggelar pelatihan membuat bunga dari bahan stoking keberjasama dengan Kelompok Belajar RIUNG SALOKA.

Pelatihan yang baru pertama kali digelar oleh Paguyuban PSM Kecamatan Ringinrejo, melibatkan sebelas kelompok dari perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) desa yang ada di Kecamatan Ringinrejo.

Baca Juga : Nelayan Pantai Popoh Larung Semboyo, Wujud Rasa Syukur

Setiap kelompok diwakili dua orang peserta pelatihan yang rata-rata dari ibu-ibu rumah tangga, selain mendapatkan pelatihan membuat bunga dari bahan stoking, juga mendapatkan pelatihan memotret menggunakan gawai (handphone), serta mendapatkan wawasan pengembangan keterampilan dasar dari pembuatan bunga stoking yang ditrasformasikan ke bidang dekorasi pernikahan, ulang tahun, lukisan, hingga hiasan interior dan eksterior.

Ketua Paguyuban PSM Kecamatan Ringinrejo, Binti Khoirul Hana, mengatakan, pelatihan ini sengaja menyasar Ibu-ibu KPM dengan tujuan memberi wawasan dan keterampilan peserta pelatihan dengan harapan mampu menghasilkan karya dalam bentuk produk yang mempunyai nilai eknomi sehingga bisa membantu perekonomian mereka.

“Pelatihan ini juga diharapkan mampu mencetak KPM yang mandiri secara ekonomi sehingga goal besar dari pelatihan ini mampu mengurangi angka kemiskinan di wilayah Kecamatan Ringinrejo, juga di wilayah Kabupaten Kediri,” kata Binti. 

Saat ini di Kecamatan Ringinrejo sendiri, sedikitnya terdapat 4.050 KPM Bantuan Sosial Kementerian Sosian RI.

Binti lebih jauh menjelaskan mengapa memilih memberikan pelatihan membuat bunga dari stoking, karena pengerjaanya tidaklah terlalu sulit, bahan dasar mudah didapat, pasar masih terbuka, serta nilai ekonomi yang cukup tinggi. Dan yang tidak kalah pentingnya bahwa pembuatan keterampilan ini bisa dilakukan di sela-sela kesibukanya sebagai ibu rumah tangga.

Senada dengan Paguyuban PSM, Camat Ringirejo, Ahmad Wito Subagio, mengatakan, pelatihan ini tidak akan berhenti sampai peserta hanya bisa membuat bunga dari stoking saja. Pihaknya akan mensupport peserta pelatihan dengan memberikan pelatihan-pelatihan yang lain, dengan menggandeng Balai Latihan Kerja setempat. Selain itu, juga akan membatu pemasaran serta sosialisasi pemasaran, serta akan membangun jejaring dalam pemasaran produk peserta pelatihan.

Baca Juga : Kemasan Berbeda, Festival Mbois Kelima Tampilkan Pameran Art Book Pertama di Indonesia

Ahman Wito Subagianto, berharap perwakilan dari setiap desa yang mengikuti pelatihan bisa menjadi mentor bagi KPM lain sekaligus bisa menghimpun Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang mempunyai minat pembuatan bunga stoking untuk membangun KUBE sehingga bisa membantu KPM lain di setiap desanya lebih berdaya.

Sementara itu, peserta pelatihan mengaku sangat senang mendapatkan pelatihan karena bisa memberikan pengetahuan dan keterampilan baru. Sepulang mengikuti pelatihan salah satu perserta dari Desa Selodono, Ika Pristiwaningsih berniat ingin mengembangkan keterampilanya dengan membangun usaha keterampilan. Dirinya dan peserta lainya mengaku sangat gembira dengan kesediaan PSM maupun pemerintah Kecamatan akan membantu pemasaran juga membangun koneksi dengan pasar di luar.

 


Topik

Hiburan, Seni dan Budaya, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette