Tunggu Hasil Tes Swab, Pemain PSS Diharuskan Latihan Fisik secara Mandiri
Reporter
Imam Mutaqqin
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
25 - Aug - 2020, 10:46
Sesuai arahan tim dokter, Manajemen PSS Sleman memutuskan menunda latihan perdana hingga hasil tes swab para pemainnya keluar. Penundaan latihan perdana ini diungkapkan oleh dr Elwizan Aminudin Senin 24/8/2020 sore secara tertulis pada media.
Menurut Amin, sapaan dokter tim PSS ini, penundaan dilakukan demi menjaga keamanan pemain dan ofisial. Walaupun ditunda, Amin tetap menugaskan para pemain untuk tetap berlatih fisik secara mandiri di kamar masing-masing. "Tapi sembari menunggu ini, kita memberikan porsi latihan masing-masing di kamar atau di tempat yang aman bagi pemain karena ada program dari pelatih fisik," tulis Amin menjelaskan lebih lanjut.
Baca Juga : Tiga Pemain Asing Persik Kediri Tak Kembali, Pelatih: Kemungkinan Tak Datang
Pada dasarnya, manajemen telah menjadwalkan latihan perdana para pemain pada hari Senin 23/20 kemarin. Para pemain yang sebenarnya sudah datang pada hari Sabtu sebelumnya baru menjalani tes swab di hari Minggu. Dengan hasil yang baru dapat diketahui tiga hari setelahnya, terpaksa manajemen memutuskan penundaan latihan perdana menunggu hasil tes keluar.
Terkait penundaan ini, gelandang PSS Sleman, Zah Rahan Krangar, mengaku sudah tidak sabar untuk segera melakukan latihan bersama. Pemain asal Leberia ini sudah merasa suntuk karena tidak melakukan aktivitas selama liga dihentikan. Selain suntuk, ia juga sangat merindukan atmosfer pertandingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini. "Saya sudah rindu sekali dengan atmosfer pertandingan, akhirnya dalam waktu dekat bisa latihan bersama tim karena selama ini hanya latihan individual," ucapnya dengan nada senang.
Tidak jauh berbeda dengan Zah Rahan, pemain rekrutan baru Arthur Irawan juga merasa senang dengan dimulainya kembali latihan bersama. Bahkan walaupun terhitung orang baru dalam tim, Arthur sudah merasa nyaman dengan kekompakan teman-temannya di PSS. “Saya senang bergabung dengan PSS dan sangat nyaman, apalagi rekan-rekan di sini cukup kompak," kata mantan pemain Persebaya Surabaya ini.
Walaupun jadwal latihan sudah semakin dekat, renegosiasi kontrak para pemain dan pelatih juga belum ada yang final. Menurut Zah Rahan, ia sudah diajak bicara panjang lebar oleh sang manager, Marco Grasia Paulo, namun sampai saat tes swab belum melakukan penandatanganan kontrak hasil renegosiasi. "Ya, kami sudah bicara soal kontrak, tetapi nanti akan dibahas kembali di pertemuan berikutnya dengan Pak Marco," jelas Zah Rahan terkait kontrak barunya.
Baca Juga : Manajemen Arema FC Harap Pelatih Baru Punya Orientasi ke Musim Depan
Terpisah, hingga berita ini diturunkan, Dejan Antonic sebagai pelatih juga menyatakan belum dapat memberikan kepastian terkait renegosiasi kontraknya dengan manajemen. Dejan bahkan saat ini masih berada di Hongkong bersama keluarganya. Namun demikian, mantan pelatih Persib ini mengaku tetap menjalin koordinasi dengan tim pelatih perihal latihan dan sebagainya. "Kami masih bernegosiasi, tetapi semoga semua bisa berjalan lancar, sampai ketemu di Sleman," ujar Dejan melalui pesan online.
