Positif Covid-19, Lima Karyawan BUMN di Sumenep Tak Diisolasi di RS

Editor

Yunan Helmy

17 - Jul - 2020, 07:12

Humas Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya (Foto: Diskominfo Sumenep for JatimTimes)


Lima orang karyawan badan usaha milik negara (BUMN) di Kabupaten Sumenep dinyatakan positif covid-19 pada Kamis (16/7/2020). Dengan tambahan lima kasus baru ini, total kasus terkonfirmasi positif menjadi 157 di Sumenep.

Mereka adalah pasien nomor 153, 154, 155, 156 dan 157. Dari kelima paisen itu, tiga di antaranya merupakan warga Kecamatan Kota Sumenep. Sedangkan dua pasien lainnya masing-masing tercatat sebagai warga Kecamatan Kalianget dan Kecamatan Lenteng, Sumenep.

Baca Juga : Jurnalis Nahdliyin Gelar Webinar Pilwali Surabaya saat Pandemi Covid-19, Amankah?

"Tiga orang berjenis kelamin laki-laki dan dua orang berjenis kelamin perempuan," ungkap Humas Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya, Jumat (17/7/2020).

Menurut Ferdiansyah, kelima orang pasien tersebut diketahui positif setelah dilakukan tes swab pada  14 Juli 2020. Selanjutnya  16 Juli 2020 kemarin, hasil tes swab-nya keluar dan dinyatakan positif covid-19.

Hanya,  lanjut Ferdiansyah, kelima pasien tersebut tidak akan dirawat di rumah sakit seperti pasien sebelum-sebelumnya. Mereka hanya diwajibkan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. "Merek diwajibkan melakukan isolasi mandiri secara disiplin selama 10 hari ke depan serta akan dilakukan tracing pada kontak erat pasien," jelasnya.

Untuk diketahui, total kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Sumenep saat ini mencapai 157. Rinciannya, 53 orang dinyatakan sembuh dan 5 orang meninggal dunia.

Baca Juga : Aktivis HMI Jatim Desak Dirut PT Garam Transparan soal Sisa Dana PMN, Ancam Turun Jalan

"Sekarang hanya tersisa 99 orang yang dilakukan perawatan intensif. Termasuk yang menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moh. Anwar dan RSI Garam Kalianget," pungkas Ferdiansyah.


Topik

Peristiwa, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette