Bertambah 11 Pasien, Kasus Covid-19 di Kabupaten Malang Meroket Jadi 234 Kasus
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Dede Nana
04 - Jul - 2020, 01:17
Kasus Covid-19 di Kabupaten Malang terus bertambah. Hingga Jumat (3/7/2020) sore, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Malang tembus diangka 234 kasus.
Lebih rinci, Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, Aniswaty Aziz, menjelaskan jika dari data yang dihimpun Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang, per pukul 15.26 WIB ada 234 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Malang.
Baca Juga : Sidak Tempat Keramaian, Rata-Rata Warga di Kota Batu Sudah Pakai Masker
”Jika dibandingkan dengan data kemarin (Kamis 2/7/2020) jumlah terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Malang mengalami peningkatan 11 kasus,” kata Aniswaty.
Dijelaskan olehnya, penambahan 11 kasus tersebut, 3 diantaranya merupakan pasien yang berasal dari Kecamatan Tumpang. Kemudian pasien yang berasal dari Kecamatan Singosari, Pakis, Lawang, masing-masing bertambah 2 kasus. Sedangkan sisanya yakni dari Kecamatan Kepanjen dan Pakisaji masing-masing 1 kasus.
”Dari 234 kasus itu, 75 pasien diantaranya sudah dinyatakan sembuh,” sambung Aniswaty.
Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh pada hari ini (Jumat 3/7/2020) mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan data sehari sebelumnya. Soalnya, pada hari Kamis (2/7/2020) jumlah pasien yang sembuh tercatat hanya 73 orang.
”Sebanyak 2 pasien yang dinyatakan sembuh itu berasal dari Kecamatan Pakisaji dan Wagir,” terangnya.
Bergeser ke jumlah pasien yang dinyatakan meninggal dunia, lanjutnya, hingga sore tadi (Jumat 3/7/2020) jumlahnya masih sama dengan hari sebelumnya, yakni 22 orang.
Baca Juga : Kasus Covid-19 Membludak, Rumah Sakit Rujukan di Kota Malang Overload?
”Sedangkan sisanya masih menjalani perawatan, yaitu sebanyak 137 orang pasien (yang masih ditangani tim medis. Red),” ujar Aniswaty.
Sebagai informasi, sejumlah 137 pasien yang masih mendapat penanganan medis itu 56 diantaranya dirujuk ke rumah sakit, 45 orang menjalani isolasi mandiri, dan sisanya yakni 36 pasien dirawat di gedung observasi.
