Screening Room Satpas SIM Tangguh Tulungagung Bekerja Otomatis Deteksi Suhu Tubuh
Reporter
Anang Basso
Editor
A Yahya
20 - Jun - 2020, 01:31
Untuk tetap dapat memberikan pelayanan dengan baik di masa pandemi Covid-19 ini, Polres Tulungagung kembali membuat inovasi baru. Kantor Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) SIM menjadi yang selama ini sudah melakukan Physical Distancing dalam memberikan pelayanan, disempurnakan lagi dan menjadikannya Satpas SIM Tangguh Semeru.
Jika sebelumnya telah menyiapkan bilik sterilisasi dan mewajibkan masker dan protokol kesehatan, kini untuk melihat suhu tubuh pemohon harus melalui Screening Room.
Baca Juga : Gugus Tugas Covid 19 Tulungagung Bakal Swab Ulang Pasien Positif Pakai Reagen Baru
Screening Room ini hanya bisa dimasuki satu orang secara bergantian dengan urutan dari pertama masuk harus melalui ruang penyemprotan disinfektan atau bilik sterilisasi. Kemudian dilanjutkan dengan ruang screening room dengan teknologi tanpa thermo gun.
Di ruang Screening Room ini sudah terpasang monitor LED yang besar dan berfungsi untuk menunjukkan kondisi suhu tubuh secara otomatis saat pengunjung melewati titik ini.
"Bagi yang memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius maka akan bunyi otomatis, maka pengunjung secara otomatis akan terhubung dengan TEMS. Yang bersangkutan ini akan direkomendasikan ke Gugus Tugas untuk diperiksa lebih lanjut," ujar Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia saat meresmikan inovasi baru ini.
Dengan alat tersebut maka dapat langsung terdeteksi dan bagi yang suhunya di bawah 37,5 derajat celcius diperbolehkan masuk ke area Satpas SIM.
Dengan adanya Screening Room ini menurut EG Pandia diharapkan bisa meminimalkan penyebaran Covid-19 sekaligus meminimalisir kontak fisik antara pengunjung dan petugas.
“Semua dibuat otomatis dan terhubung dengan baik, sehingga mulai masuk hingga keluar area Satpas, kita minimalisir kontak fisik,” terangnya.
Baca Juga : Menggelar Pesta Pernikahan New Normal di Kota Malang? Kenapa Tidak
Untuk diketahui, beberapa hari penularan Covid-19 di Tulungagung mengalami kenaikan tertinggi, menyentuh angka total 212 positif. Pandia berharap dengan adanya Kampung Tangguh, Pabrik Tangguh, Terminal Tangguh, Pesantren Tangguh dan semua yang bertujuan memutus rantai penularan itu dapat kembali menuju New Normal.
“Untuk pelayanan program bus SIM keliling juga tetap beroperasi, namun sementara waktu tempatnya hanya di sini (kantor Satpas SIM) dan dikhususkan untuk yang mengurus perpanjangan,” terangnya.
Untuk mendorong kesadaran menuju New Normal, Kapolres juga berupaya setiap bidang yang menjadi bagian pelayanan kepolisian menjadi tangguh sehingga masyarakat dapat tetap memperoleh haknya untuk dilayani.
Dalam kesempatan itu, EG Pandia yang didampingi Wakapolres Kompol Yoghi Hadi Setiawan dan Kasat Lantas AKP Aristanto Budi Sutrisno juga melihat secara langsung urutan proses pengurusan SIM dari awal sampai selesai.
