Bertambah! Pasien Positif Covid-19 ke-23 Jombang Seorang Sopir di Surabaya

Reporter

Adi Rosul

18 - May - 2020, 01:00

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno bersama Kabid P2P Dinkes Jombang Wahyu Sri Harini (Foto: Adi Rosul / JombangTIMES)


Perkembangan kasus pasien positif Covid-19 di Jombang terus bertambah. Pasien positif Covid-19 di kota santri kini bertambah 1 menjadi 23 orang. Dia adalah warga Jombang yang kerja di Surabaya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang membenarkan ada tambahan satu pasien positif Covid-19 untuk Kabupaten Jombang. Pasien saat ini dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Surabaya.

Baca Juga : Update Covid-19 di Kota Batu, Sehari ODR Ada 22 Orang, Kumulatif Capai 2.132

 

"Pasien dirawat di Surabaya. Pria asal Kecamatan Diwek," ujarnya saat dihubungi wartawan, Minggu (17/5) sore.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Wahyu Sri Harini mengatakan, pasien positif Covid-19 terbaru adalah pria berusia 45 tahun asal Kecamatan Diwek. Pasien dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab yang dijalani pasien di RS RKZ Surabaya, tempat ia dirawat saat ini.

Meski berada di luar Jombang, warga Kecamatan Diwek ini dimasukkan ke data pasien positif di Jombang. Dia menjadi pasien positif Covid-19 ke-23 untuk Kabupaten Jombang. "Dari laporan luar wilayah. Pasien dirawat di RS RKZ Surabaya," kata Wahyu.

Disampaikan Wahyu, pasien ini sehari-hari bekerja sebagai sopir pribadi di Surabaya. Karena Surabaya dinyatakan sebagai zona merah dengan kasus positif Covid-19 terbanyak di Jawa Timur. Wahyu menduga pasien tertular Covid-19 karena aktivitas pekerjaannya yang berada di zona merah tersebut.

"Pasien sebagai sopir pribadi di Surabaya. Surabaya zona merah," tandasnya.

Baca Juga : H-1 PSBB, Pasien Positif Covid-19 di Kota Malang Bertambah Satu

 

Dengan masuknya pria 45 tahun asal Kecamatan Diwek ini, maka pasien positif Covid-19 di Jombang menjadi 23 orang. Dimana, dua diantaranya dinyatakan sembuh setelah hasil swab dua kali berturut-turut keluar negatif. Mereka adalah pria usia 58 tahun asal Kecamatan Diwek dan seorang dokter perempuan berusia 42 asal Kecamatan Diwek.


Topik

Kesehatan, ,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette