JATIMTIMES - Kepala Desa Jubung Kecamatan Sukorambi Jember, mengingatkan warganya untuk tidak terprovokasi dengan berita berita di media sosial. Khususnya, menyangkut kondisi negeri yang saat ini tidak sedang baik-baik saja.
Hal ini disampaikan Bhisma Perdana pada acara jalan santai bersama warganya pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 80, sekaligus bersih desa yang digelar pada Minggu (31/8/2025) pagi.
Baca Juga : Kalender Jawa Minggu Kliwon, 31 Agustus 2025: Watak Weton, Rezeki, Jodoh, dan Hari Baik
"Saat ini situasi negara tidak sedang baik-baik saja, kami himbau kepada warga Jubung, untuk tidak terprovokasi dengan berita di media sosial, yang kebenarannya perlu dicek terlebih dahulu," ujar Bhisma.
Pihaknya berharap, momentum jalan santai ini juga untuk mempererat silaturrahmi dan menjaga kerukunan.
"Jadikan acara jalan santai ini sebagai tali silaturrahmi dan guyub rukun, dan jangan lelah untuk menjaga Indonesia tetap damai," pintanya.
Acara jalan santai ini sendiri diikuti oleh ribuan warga, dengan memperebutkan beberapa doorprize dengan hadiah utama sepeda listrik.
Ada pemandangan menarik dari acara jalan santai yang digelar di lapangan Merdeka Desa Jubung, yakni adanya 10 anak-anak yang berlalu lalang dengan membawa tas plastik besar warna hitam.
Yang mana tas plastik tersebut digunakan untuk memunguti sampah disekitar lokasi acara, tanpa merasa risih atau malu, sehingga lokasi acara tetap bersih dan bebas sampah.
Hal ini menjadi perhatian sendiri oleh kepala desa, dengan mengapresiasi memberi uang saku dan tiket masuk tempat wisata Minizoo secara gratis.
Ifan yang menginisiasi dan mengoordinasi teman-temannya menyampaikan, bahwa bersih bersih sampah, merupakan inisiatif dirinya bersama temannya-temannya, sebagai bentuk kepeduliannya terhadap sampah.
"Ini inisiatif kami yang peduli sampah, kami ingin di acara seperti ini, sampah tidak menumpuk dan mengotori lingkungan," ujar Ifan.
Dari pantauan media ini, sedikitnya kelompoknya berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 17 kantong plastik besar, dan ada kemungkinan bertambah, mengingat acara masih berlangsung. (*)