JATIMTIMES - Gerai Koperasi Merah Putih (KMP) di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, resmi dihadirkan. Hadirnya KMP ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah tersebut.
Koperasi ini langsung diresmikan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto. Lokasinya berdekatan dengan kantor Kelurahan Dadaprejo.
Baca Juga : Bapenda Kabupaten Malang Siapkan 75 Laptop untuk Desa/Kelurahan dengan Realisasi PBB Terbaik
Saat meresmikan, Heli melihat langsung kebutuhan seperti sembako yang ada di dalam koperasi tersebut.
Heli menegaskan hadirnya koperasi ini bukan hanya sekadar jadi wadah untuk simpan pinjam, namun juga jadi pusat kebersamaan, solidaritas, dan pemberdayaan warga. Kemudian jadi tonggak kebangkitan ekonomi kerakyatan.
“Koperasi ini diharapkan juga menjadi semangat gotong royong dan nasionalisme yang diusung. Koperasi ini harus menjadi kekuatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara adil dan merata,” ungkap Heli, Kamis (28/8/2025).
Apalagi, Kota Batu kaya akan potensi pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif, sehingga membutuhkan peran koperasi sebagai jembatan untuk mengolah potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi nyata. Karena itu, koperasi ini memiliki peran penting dalam meningkatkan akses permodalan, mendorong pertumbuhan UMKM, mengurangi ketergantungan pada rentenir, serta menciptakan peluang usaha baru.
Pemkot Batu juga berkomitmen memberikan pembinaan, pelatihan manajemen koperasi, dan sinergi program pemberdayaan ekonomi rakyat. Menurut dia, keberhasilan koperasi bergantung pada komitmen, kejujuran, dan profesionalitas pengurus serta anggota. Karena itu pihaknya ingin koperasi ini dikelola secara transparan.
“Koperasi akan maju bila dikelola dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Modal dan fasilitas hanyalah penunjang yang utama adalah semangat kebersamaan,” tegas pria yang juga ketua Partai Gerindra Kota Batu ini.
Baca Juga : Wakil Ketua DPRD Jatim Kawal Aspirasi Siswa SMAN 1 Kampak Trenggalek yang Protes Dugaan Pungli
Heli pun berharap koperasi ini bisa menjadi contoh baik bagi kelurahan/desa lainnya di Kota Batu demi membangun kemandirian ekonomi berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu Aries Setiawan menjelaskan, sebagai bentuk penguatan, Pemkot Batu membentuk satu koperasi induk bernama Koperasi Multi Pihak Coosae. Koperasi ini akan berfungsi sebagai offtaker sekaligus pusat pembinaan seluruh koperasi desa dan kelurahan.
“Coosae ini semacam payung besar. Nanti seluruh Koperasi Merah Putih akan mendapat pembinaan langsung. Produk pertanian dan UMKM akan dikembangkan, akses pembiayaan dibuka dan tentu digitalisasi akan menjadi bagian penting agar produk Kota Batu bisa masuk ke pasar nasional hingga internasional,” ucap Aries.