free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Wisata

BEN Carnival Dongkrak Perputaran Ekonomi, Blitar Siap Jadi Kota Event Nasional

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : A Yahya

25 - Aug - 2025, 12:50

Loading Placeholder
Peserta BEN Carnival 2025 tampil memukau dengan kostum etnik penuh warna dan aksesoris khas nusantara, menghibur ribuan penonton yang memadati pusat Kota Blitar. (Foto: Bagian Umum Setda Kota Blitar)

JATIMTIMES - Kota Blitar kembali menorehkan sejarah dalam kalender budayanya. Blitar Ethnic National (BEN) Carnival 2025 yang digelar pekan lalu bukan sekadar pesta budaya megah, tetapi juga menjadi pemicu perputaran ekonomi warga. Ratusan ribu pasang mata memadati Jalan Merdeka hingga Jalan Ahmad Yani, menyaksikan parade kostum etnik, tarian nusantara, dan musik tradisi yang berpadu dalam arak-arakan penuh warna.

Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin atau akrab disapa Mas Ibin, menilai BEN Carnival tahun ini sebagai penyelenggaraan terbaik sepanjang sejarahnya. “Secara keseluruhan, acara kemarin sangat sukses, meriah, dan bagus,” ujarnya saat ditemui usai menghadiri Rapat Paripurna di Kantor DPRD Kota Blitar, Senin (25/8/2025).Ia mengakui masih ada beberapa catatan teknis. Namun, kehadiran tokoh nasional seperti Kaesang Pangarep, putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo, memberikan legitimasi tersendiri bagi acara tersebut. "Beliau bahkan sempat berpesan, kalau bisa acara semacam ini jangan hanya sekali dalam setahun, tapi tiga kali," ujar Mas Ibin sambil tersenyum.

Mas Ibin dan Kaesang

BEN Carnival hadir sebagai ajang berbeda di tengah maraknya hiburan yang kerap hanya menjual kebisingan. Parade ini menampilkan akar budaya nusantara melalui tarian, musik, dan seni rupa yang disajikan dengan kualitas tinggi. “Banyak masyarakat yang bilang, acara ini lebih beradab dan enak dilihat. Ada nilai premium dalam setiap gelarannya,” kata Mas Ibin.

Baca Juga : Tragedi Probolinggo 1813: Kepruk China, Pemberontakan Rakyat, dan Runtuhnya Kekuasaan Han Tik Ko

Menurutnya, BEN Carnival telah membangun segmen tersendiri dalam lanskap festival di Indonesia. Jika festival lain cenderung bersandar pada keramaian massal, BEN Carnival justru menawarkan tontonan yang mengedepankan estetika budaya. Inilah yang menjadikannya unik dan dinilai sebagai “segmen premium dalam gelaran budaya nasional.”

Lebih dari sekadar tontonan, BEN Carnival juga terbukti menjadi mesin penggerak ekonomi lokal. Mas Ibin mengungkapkan, jumlah pedagang yang terlibat jauh melampaui aktivitas mingguan seperti Car Free Day (CFD). “Kalau di CFD ada sekitar 400 pedagang, di BEN Carnival kemarin bisa 600 sampai 700 pedagang. Tinggal mengalikan saja omzet per pedagang, nilainya tentu sangat besar,” jelasnya.

Selain sektor kuliner dan UMKM, perhotelan, parkir, dan transportasi lokal ikut merasakan berkah keramaian. Pemerintah kota memang sengaja menjadikan event budaya sebagai instrumen pembangunan ekonomi kerakyatan. “Kami berusaha membuat banyak event untuk meramaikan Blitar. Dengan begitu, perputaran ekonomi bisa luar biasa besar,” ujar Mas Ibin.

Kesuksesan BEN Carnival menjadi pijakan bagi Blitar menuju agenda besar berikutnya. Pada 13 September mendatang, kota ini akan menjadi tuan rumah Festival Keroncong Nasional yang digelar di Alun-alun Blitar. Acara tersebut merupakan kerja sama Kementerian Kebudayaan dengan Pemerintah Kota Blitar, dan rencananya dihadiri langsung oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. “Akan ada banyak artis nasional yang tampil di Blitar. Ini bagian dari upaya kami menghadirkan Blitar sebagai kota event,” kata Mas Ibin.

Ia menekankan, setiap acara yang digelar bukan semata hiburan, tetapi juga memiliki dampak strategis. Dari sisi budaya, Blitar memperkuat identitasnya sebagai kota pusaka, tempat Presiden pertama RI Soekarno dimakamkan. Dari sisi ekonomi, UMKM, pengusaha hotel, dan sektor transportasi rakyat mendapat tambahan pemasukan. “Yang mendapat berkah dari keramaian ini adalah warga Blitar sendiri,” ujarnya.

Baca Juga : Disdik Jatim Pastikan Pendidikan Tanpa Pungli dan Tak Ada Penahanan Ijazah di Sekolah Negeri 

Visi besar yang dibawa Mas Ibin adalah menjadikan Blitar sebagai kota event nasional. Kota kecil dengan sejarah besar ini, menurutnya, memiliki modal sosial dan kultural untuk menjadi panggung bagi acara berskala nasional bahkan internasional. “Kami ingin banyak pihak, baik dari pusat maupun provinsi, menggelar event di Blitar. Kota ini siap sebagai kota event yang menghadirkan acara-acara edukatif, menghibur, dan menyenangkan bagi masyarakat,” tutur Mas Ibin.

Ben carnival

Optimisme itu lahir dari keyakinan bahwa budaya adalah jantung pembangunan Blitar. BEN Carnival sudah membuktikan, melalui seni dan tradisi, kota bisa hidup lebih bergairah. Bukan hanya masyarakat yang menikmati hiburan, tetapi juga ekonomi yang berputar, citra kota yang terangkat, dan identitas bangsa yang ditegaskan.

Kota Blitar kini berdiri di persimpangan penting: antara menjaga tradisi dan menatap masa depan. Dengan konsistensi menghadirkan event-event berkelas, kota ini semakin percaya diri menahbiskan diri sebagai panggung budaya nasional. Dan BEN Carnival 2025 menjadi bukti nyata bahwa sebuah festival mampu menghidupkan denyut ekonomi sekaligus membangun kebanggaan kolektif warganya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

A Yahya

Wisata

Artikel terkait di Wisata

--- Iklan Sponsor ---