free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Jerome Polin Singgung Hitungan Tunjangan Rumah DPR Rp50 Juta: Itu Hotel Bintang Lima Pak?

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Dede Nana

22 - Aug - 2025, 11:24

Loading Placeholder
Tunjangan DPR. (Foto: Instagram @stats_me)

JATIMTIMES - Nama Jerome Polin kembali jadi perbincangan hangat di media sosial. YouTuber sekaligus influencer pendidikan itu mengkritisi pernyataan Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, soal tunjangan perumahan anggota dewan sebesar Rp 50 juta per bulan.

Lewat video yang diunggah di akun TikTok pribadinya, @jeromepolin98, lulusan Universitas Waseda Jepang itu mengkritik logika berhitung Adies yang dinilainya tidak tepat. Video tersebut kini sudah ditonton lebih dari 1,4 juta kali dan menuai 54 komentar pedas dari warganet.

Baca Juga : Wali Kota Mas Ibin Gandeng Kreator Digital, Branding Blitar sebagai Kota Masa Depan

Sebelumnya, Adies Kadir menyebutkan tunjangan Rp 50 juta per bulan masih belum cukup untuk biaya tinggal di sekitar Senayan. Ia bahkan mencontohkan hitungan kos Rp 3 juta per bulan dikalikan dengan 26 hari kerja, sehingga menurutnya bisa mencapai Rp 78 juta.

"Kalau di sekitar sini kan ngontrak atau kita kos kan Rp 3 juta per bulan, didapatkan Rp 50 juta per bulan. Kalau dikalikan 26 hari kerja, berarti Rp 78 juta per bulan," ujar Adies, dikutip dari TikTok Jerome.  

Pernyataan itu langsung menimbulkan reaksi keras dari publik, termasuk Jerome Polin.

Dalam videonya, Jerome menjelaskan dengan nada santai soal kekeliruan perhitungan Adies. Ia bahkan menuliskan rumus sederhana di papan tulis kecil untuk memperjelas.

"Selamat datang di kelas matematika, inilah pentingnya kita belajar matematika," kata Jerome.

Ia menegaskan, jika biaya kos Rp 3 juta per bulan dikurangi dari tunjangan Rp 50 juta, maka anggota DPR masih menyisakan Rp 47 juta.

"Bulan sama hari enggak boleh dikali. Kalau Rp 3 juta dikali 26 hari, itu artinya Rp 3 juta per hari. Kalau Rp 3 juta per hari, itu bukan kos, itu hotel bintang lima, Pak," sindir Jerome.

Jerome juga menyinggung soal kesenjangan tunjangan DPR dengan kondisi rakyat biasa.

"Rp 50 juta per bulan buat tunjangan rumah, sementara di luar sana banyak guru, dosen, tenaga pendidik, nakes, nggak tahu makan di mana besok, tinggal di mana, hidup atau nggak, nggak tahu," tegasnya.

Baca Juga : Kalender Jawa Jumat Legi, 22 Agustus 2025: Watak Weton, Rezeki, Jodoh, dan Hari Baik

Setelah kritiknya viral, Adies Kadir akhirnya memberikan klarifikasi pada 19 Agustus 2025. Ia mengakui ada kekeliruan dalam penyampaiannya. "Rp 3 juta kali dua belas bulan," ujarnya.

Meski sudah meluruskan, klarifikasi itu tidak banyak meredam kemarahan publik. Isu tunjangan rumah DPR tetap dianggap tidak masuk akal di tengah kondisi ekonomi rakyat.

Kontroversi tunjangan DPR juga menyeret nama anggota DPR lainnya, Nafa Urbach. Ia sempat melakukan siaran langsung di TikTok untuk menjelaskan soal tunjangan tersebut. 

Namun pernyataannya yang menyinggung soal macet dari Bintaro ke Senayan justru menuai kritik lebih keras. Bahkan sutradara Joko Anwar juga turut mengkritisi pernyataan Nafa Urba. 

"Makanya voters, pilih wakil di DPR yang pinter. Jangan sekedar artis," tulis Joko Anwar di unggahan Instagram Storiesnya, dikutip Jumat (22/8/2025).

Akibat hujatan yang membanjiri akun media sosialnya, Nafa akhirnya menutup kolom komentar di Instagram pribadinya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---