free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Kesehatan

DP3AP2KB Situbondo Gandeng FKKS Gelar Talk Show Makanan Sehat untuk Atasi Stunting

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Nurlayla Ratri

21 - Aug - 2025, 17:52

Loading Placeholder
Kegiatan Talk show pembuatan makanan sehat untuk atasi stunting DP3AP2KB kolaborasi bersama FKKS, Kamis (21/08/2025). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Situbondo terus digencarkan. Sebagai bentuk komitmen, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Kuliner Situbondo (FKKS) menggelar Talk Show bertema Makanan Sehat Atasi Stunting, Kamis (21 Agustus 2025).

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pihak mulai dari TP-PKK Kabupaten, perwakilan TP-PKK Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Situbondo, Kader Dapur Sehat Atasi Stunting (DASAT), hingga keluarga berisiko stunting. Acara berlangsung interaktif dengan menghadirkan praktik langsung pembuatan menu sehat bergizi.

Baca Juga : Ramai Dibahas, Siapa Nasim Khan? Anggota DPR yang Usulkan Gerbong Khusus Merokok di Kereta Api

Kepala DP3AP2KB Situbondo, Imam Darmaji melalui Kepala Bidang Pengendalian Penduduk (Kabid Dalduk), Danik Sumartini menegaskan bahwa target zero stunting di Situbondo merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk mewujudkan target tersebut.

“Hari ini DP3AP2KB berkolaborasi dengan FKKS untuk memberikan talk show terkait pembuatan makanan sehat dengan porsi Rp10 ribu. Tentu untuk menurunkan angka stunting, kami tidak bisa berjalan sendiri. Butuh kerja sama seperti yang kita lakukan hari ini,” ujar Danik.

Lebih lanjut, Danik menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung pembuatan makanan sehat dengan bahan yang mudah dijangkau masyarakat. Dengan modal Rp10 ribu, peserta bisa menghasilkan menu bergizi seimbang yang cocok untuk ibu hamil, balita, maupun ibu menyusui.

“Melalui praktik ini, kami ingin menunjukkan bahwa makanan sehat itu tidak selalu mahal. Dengan kreativitas dan pengetahuan gizi yang baik, setiap keluarga bisa memenuhi kebutuhan gizi anak dan mencegah stunting,” tambahnya.

Kegiatan talk show ini juga menjadi sarana edukasi bagi kader DASAT yang selama ini berperan aktif di lapangan. Mereka diharapkan mampu menularkan pengetahuan dan keterampilan memasak sehat kepada masyarakat desa masing-masing, khususnya keluarga berisiko stunting.

Sementara itu, Ketua FKKS Situbondo menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung program pemerintah dalam menekan angka stunting. Menurutnya, kuliner lokal Situbondo memiliki banyak potensi untuk diolah menjadi makanan sehat dengan harga terjangkau.

Baca Juga : Polwan Polresta Malang Kota Gotong Royong Bersihkan Masjid dan Gereja

“Kami ingin membuktikan bahwa dengan bahan-bahan lokal yang ada di pasar tradisional, bisa dibuat menu sehat dan bergizi. Inilah kontribusi nyata FKKS untuk membantu pemerintah mencapai Situbondo zero stunting,” katanya.

Peserta talk show menyambut positif kegiatan ini. Mereka mengaku mendapat wawasan baru tentang pentingnya asupan gizi seimbang bagi anak, serta tips praktis dalam mengolah makanan sehat sehari-hari. Harapannya, kegiatan serupa bisa terus berlanjut hingga ke desa-desa.

Danik menutup acara dengan optimisme bahwa melalui inovasi, edukasi, dan kolaborasi, angka stunting di Situbondo dapat ditekan hingga nol. “Kami berharap apa yang dipraktikkan hari ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kebersamaan semua pihak, Situbondo zero stunting bukan hal yang mustahil,” pungkasnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Nurlayla Ratri

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan

--- Iklan Sponsor ---