free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Budiar Paparkan Skema Feeder Transportasi Pada Seleksi Sekda Kabupaten Malang

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : A Yahya

17 - Aug - 2025, 21:15

Loading Placeholder
Budiar saat mengikuti serangkaian paparan sekaligus presentasi makalah dan wawancara pada seleksi terbuka sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Malang yang juga berlangsung secara live streaming pada Sabtu (16/8/2025). (Foto: BKPSDM Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Budiar menjadi peserta terakhir pada tahapan paparan sekaligus presentasi makalah dan wawancara dalam seleksi terbuka sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Sabtu (16/8/2025).

Sebagaimana ketiga peserta lainnya, pada sesi tersebut, pejabat publik yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang tersebut juga tak luput mendapatkan beragam pertanyaan dari para panitia seleksi (Pansel).

Baca Juga : Bupati Sanusi Tidak Naikkan PBB Kabupaten Malang

Usai menyampaikan pemaparannya selama 20 menit, Budiar langsung mendapatkan tanggapan dan pertanyaan dari Asep Kusdinar selaku Ketua Pansel sekaligus Kepala Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan Malang.

Secara umum, pertanyaan yang diajukan kepada Budiar di antaranya meliputi upaya yang akan dilakukan dalam mendukung program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan Nawa Bhakti Satya Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

Pada kesempatan yang diberikan, Budiar menjawab kesiapannya dalam rangka menyelaraskan program-program yang ada di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dengan program dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi Jawa Timur.

"Untuk prioritas Asta Cita khususnya di Jawa Timur, sekarang sedang membangun Jatim Agro yang mana bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, peternak hingga nelayan," terangnya.

Di sisi lain, disampaikan Budiar, baik Pemkab Malang maupun Pemprov Jatim saat ini juga fokus memperluas lapangan kerja dalam rangka mendukung Asta Cita. Langkah itulah yang juga akan dioptimalkan oleh Budiar jika dirinya mendapat amanah sebagai Sekda Kabupaten Malang.

"Artinya, Asta Cita maupun visi-misi yang disampaikan Bapak Presiden itu sudah diterapkan di Jawa Timur. Jadi muaranya adalah mengentaskan masalah kemiskinan," ujarnya.

Selain upaya pengentasan kemiskinan, disampaikan Budiar, program Asta Cita lainnya termasuk di bidang infrastruktur juga bakal menjadi prioritasnya. "Karena program-program Asta Cita ini yang terbesar khususnya juga di bidang infrastruktur. Sementara di Jawa Timur juga telah membangun banyak infrastruktur di antaranya bendungan dan sebagainya," tuturnya.

Bergeser ke sektor transportasi di Jawa Timur, pemerintah saat ini juga sedang merintis Trans Jatim. Guna mendukung hal itu, Budiar menyebut Pemkab Malang juga telah melakukan sinergi antar pemerintahan di Malang Raya. Yakni yang meliputi Kota Batu, Kota Malang, dan Kabupaten Malang.

"Kami juga sudah memulai melakukan kajian, nantinya pada kajian ini akan bekerja sama dengan sejumlah pihak termasuk perguruan tinggi," imbuhnya.

Baca Juga : Bupati Sanusi akan Bahas Penerbitan SE Pengaturan Sound Horeg Bersama Forkopimda Kabupaten Malang 

Sementara yang bakal disiapkan jika ditunjuk menjadi Sekda Kabupaten Malang, diakui Budiar, ialah mewujudkan feeder di Kabupaten Malang. Feeder dalam transportasi ialah angkutan pengumpan atau penyalur penumpang ke jalur utama transportasi.

"Kebetulan di (Kecamatan) Kepanjen masih belum ada transportasi yang memadai. Sehingga kami akan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan seperti PO (Perusahaan Otobus) Bagong untuk membuka feeder-feeder baru guna menyangga tranportasi di Jawa Timur," pungkas Budiar.

Sebagaimana diberitakan, Budiar merupakan salah satu dari lima peserta yang lolos hingga ke tahap presentasi seleksi terbuka Sekda Kabupaten Malang. Namun salah satu peserta yakni Made Arya Wedanthara yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang dinyatakan gugur.

Gugurnya Made pada seleksi terbuka Sekda Kabupaten Malang tersebut disebabkan lantaran yang bersangkutan terpaksa tidak bisa hadir saat tahapan pemaparan. Diketahui, Made tak bisa hadir pada tahap presentasi lantaran ibu dari yang bersangkutan mendadak sakit dan masuk Unit Gawat Darurat (UGD).

Alhasil hanya menyisakan empat peserta yang menjalani tahap presentasi dihadapan panitia seleksi (Pansel) Sekda Kabupaten Malang. Selain Budiar, mereka ialah Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang Avicenna Medisica Saniputera; Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang Eko Margianto; dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang.

"Tahap selanjutnya tinggal pengumuman hasil tiga besar yang rencananya pada tanggal 21 Agustus (2025)," ucap Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah kepada JatimTIMES, saat dikonfirmasi usai berakhirnya tahap presentasi, Sabtu (16/8/2025) malam.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---