JATIMTIMES - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Suwadji mengapresiasi kiprah Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdlatul Ulama (NU) yang telah memberikan kontribusinya dalam dunia pendidikan sehingga banyak terlahir generasi sukses di berbagai bidang.
Suwadji mengatakan, kiprah dari Lembaga Pendidikan Ma'arif NU sangatlah besar. Sejak terbentuk pada tahun 1929 silam, Lembaga Pendjdikan Ma'arif NU telah berhasil mencetak para ilmuan, cendekiawan, praktisi, teknokrat, birokrat dan berbagai profesi lainnya.
Baca Juga : Tidak Terlhat Tumpukan Sampah Pasca Event JFC, Bukti Kesigapan DLH Jember
"Saya mengapresiasi Lembaga Pendidikan Ma'arif, tentunya kepercayaan masyarakat terus meningkat ditandai dengan banyaknya orang tua yang menyekolahkan putra putrinya di Lembaga Pendidikan Ma'arif. Baik di MI, SD, SMP, MTs, MA, SMA, SMK," ungkap Suwadji kepada JatimTIMES.com.
Menurut Suwadji, usia Lembaga Pendidikan Ma'arif NU yang pada September 2025 nanti berusis 96 tahun merupakan waktu yang tidak sebentar dalam memberikan kontribusinya di bidang pendidikan.
"Tentunya lembaga ma'arif ini dari usia sudah tua, sehingga teruji di dalam mendidik, mengasuh, mengajar anak-anak utamanya di dalam penguatan karakter dan moral, karena dasar agamanya yang kuat," kata Suwadji.
Selain itu, para guru di Lembaga Pendidikan Ma'arif NU juga sudah teruji kompetensinya dan nampaknya sudah tidak diragukan lagi dalam memberikan pengajaran kepada para siswa.
"Sehingga kami berharap mudah-mudahan ke depan bahwa LP Ma'arif ini terus mewarnai dunia pendidikan yang ada di Kabupaten Malang. Sehingga turut menyiapkan generasi yang religius, cerdas, nasionalis, dan juga berjiwa kompetitif dapat bersaing dengan yang lainnya," jelas Suwadji.
Lebih lanjut, pihaknya juga menilai, dengan kiprahnya yang telah mencapai 96 tahun untuk Indonesia ini, Lembaga Pendidikan Ma'arif selalu update atau mengikuti setiap perkembangan keilmuan atau metode pengajaran yang ada, termasuk mengenai penerapan kurikulum pendidikan yang kerap kali berubah.
Baca Juga : Tim Penilai Pusat Kabupaten Kota Sehat Tingkat Nasional Apresiasi Inovasi Pemkab Banyuwangi
"LP Ma'arif selalu update dalam arti mengikuti perkembangan. Sehingga kemarin dengan kurikulum merdeka, sekarang kurikulum nasional dalam artian kurikulum 13 dan kurikulum merdeka ini kan dasarnya tetap dipertahankan dengan penajaman program prioritas," tutur Suwadji.
Pihaknya menyebut, beberapa hal penajaman yang menjadi program prioritas dalam hal perkembangan pendidikan. Saat ini yang sedang ramai dibahas yakni bahan materi pengajaran seperti koding, artificial intelligence, hingga deep learning atau pembelajaran mendalam, Lembaga Pendidikan Ma'arif NU selalu terdepan dalam menyesuaikan dengan perkembangan materi maupun metode pengajaran.
"Misalkan sekarang yang sedang tren, koding, kecerdasan artifisial, pembelajaran mendalam, ini ma'arif juga sudah terdepan di dalam menyiapkan gurunya untuk mentransformasikan kepada siswanya, baik tentang koding, kecerdasan aritifsial, dan pembelajaran mendalam," ungkap Suwadji.
Sehingga melalui pembelajaran mendalam yang saat ini sedang menjadi topik pembahasan serta bahan materi pengajaran, guru dan siswa dapat bersinergi. "Mengajak siswanya betul-betul belajar dengan gurunya, bagaimana siswa itu bisa senang, akhirnya bisa berkembang, bisa sukses dan tentunya berkelanjutan di dalam menjalani kehidupan ke depan dengan penuh semangat," pungkas Suwadji.