free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pendidikan

Unikama Ditetapkan Jadi Mitra Strategis Ditjen GTK Siapkan Guru Bergelar S1/D4

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Nurlayla Ratri

07 - Aug - 2025, 16:00

Loading Placeholder
Gedung Rektorat Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama)(ist)

JATIMTIMES - Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) kembali menunjukkan eksistensinya dalam dunia pendidikan nasional. Kali ini, dua program studi unggulan di bawah naungan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), dipercaya Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk terlibat dalam Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik Guru jenjang S1 atau D4.

Penunjukan ini menempatkan Unikama sebagai salah satu dari 57 perguruan tinggi di Indonesia yang akan berperan dalam meningkatkan kapasitas akademik guru, khususnya melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini ditujukan bagi guru-guru yang belum menyandang gelar sarjana, agar tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa mengulang pengalaman yang telah dimiliki di lapangan.

Baca Juga : Tingginya Dispensasi Kawin di Magetan, Ketua PA Siapkan Langkah Tegas Tekan Pernikahan Anak

Komitmen Unikama terlihat nyata saat perwakilannya hadir dalam kegiatan koordinasi teknis pelaksanaan program, yang digelar pada 31 Juli hingga 2 Agustus 2025 di Hotel Grand Zuri BSD City, Tangerang Selatan. Pertemuan itu membahas detail pelaksanaan program, mulai dari sistem aplikasi SIPKA Guru, skema bantuan pemerintah, hingga alur administrasi RPL yang efisien dan terintegrasi.

Kepercayaan ini tidak datang tiba-tiba. Program Studi PGSD dan PG PAUD Unikama dinilai memiliki rekam jejak akademik yang kuat serta fasilitas pendukung yang lengkap untuk menyelenggarakan pendidikan guru berbasis RPL secara optimal.

Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNIKAMA, Dr. Cicilia Ika Rahayu Nita, M.Pd., menyatakan kesiapan penuh fakultas dalam mengemban amanah nasional ini. Ia menilai program ini sebagai bentuk pengakuan terhadap kualitas akademik yang telah dibangun selama ini.

“Ini adalah bukti pengakuan terhadap kualitas prodi kami. Di tingkat fakultas, kami memastikan seluruh dosen pengampu di Prodi PGSD dan PG PAUD telah memenuhi kualifikasi yang ditetapkan. Kami menyambut baik program pemerintah ini sebagai langkah strategis untuk memajukan pendidikan, terutama di daerah-daerah yang masih kekurangan guru berkualifikasi,” tegasnya

Senada dengan itu, Ketua Prodi PGSD, Dr. Farida Nur Kumala, S.Si., M.Pd., menekankan bahwa kesiapan bukan hanya soal sumber daya manusia, tetapi juga sistem yang mendukung. Prodi PGSD telah menyiapkan tim dosen kompeten, menyederhanakan proses administrasi untuk peserta RPL, dan menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi guna mendukung fleksibilitas.

“Kami telah membentuk tim dosen yang kompeten untuk mendampingi mahasiswa RPL, menyederhanakan prosedur administrasi agar lebih ramah peserta, serta menerapkan integrasi teknologi dalam proses pembelajaran. Tujuannya adalah memberikan fleksibilitas bagi guru yang tetap aktif mengajar sambil menempuh pendidikan,” jelasnya.

Baca Juga : Insentif 22 Ribu Guru Ngaji Siap Didistribusikan, Bupati Jember: Terbesar dalam Sejarah

Sementara itu, Ketua Prodi PG PAUD, Dr. Siti Muntomimah, M.Pd., menambahkan bahwa kurikulum yang digunakan telah disesuaikan agar mengakomodasi pengalaman para guru di lapangan. Selain itu, pendampingan intensif akan dilakukan sejak tahap registrasi hingga kelulusan, termasuk proses konversi SKS dan bantuan teknis lainnya.

“Kurikulum kami berbasis RPL, artinya pengalaman mengajar para guru akan diakui dan dikonversi ke dalam SKS. Kami juga menyediakan pendampingan intensif mulai dari tahap registrasi, asesmen portofolio, hingga kelulusan. Semua ini kami lakukan agar proses studi lebih efisien tanpa mengurangi kualitas akademik,” terangnya.

Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S1/D4 yang digagas Ditjen GTK ini bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan langkah penting dalam menciptakan pendidikan nasional yang berkualitas. Melalui kemitraan dengan kampus-kampus terpilih seperti Unikama, akses pendidikan tinggi bagi guru non-S1 kini terbuka lebih lebar.

Dengan terlibat aktif dalam program ini, Unikama tak hanya memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi, tetapi juga ikut membangun fondasi profesionalisme guru di seluruh penjuru negeri. Harapannya, semakin banyak guru yang terfasilitasi menempuh pendidikan lanjutan tanpa meninggalkan pengalaman berharganya selama mengajar.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Nurlayla Ratri

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---