free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pendidikan

Sekolah Rakyat Kota Batu Kedatangan 51 Siswa Susulan, Sebagian Anak Putus Sekolah

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Dede Nana

01 - Aug - 2025, 17:34

Loading Placeholder
Puluhan siswa baru bersama orang tua datang ke SRMP 14 Kota Batu (1/8/2025).(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES - 100 siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) XIV Kota Batu yang sudah masuk sejak pertengahan Juli lalu kini mendapat kawan baru. Puluhan siswa dari sejumlah daerah datang untuk bergabung di SRMP, Jumat (1/8/2025).

Beberapa siswa di antaranya ditampung dari anak putus sekolah. Totalnya sebanyak 51 siswa mulai menyusul pada tahap 1B dari Kota Kediri, Kota Batu, Kabupaten Jombang, dan Kabupaten Malang.

Baca Juga : Agustus Tiba Siap-Siap Krisis Air, Puncak Kemarau Jatim 2025 Makin Dekat

Kepala SRMP 14 Kota Batu Yulianah mengatakan, penambahan siswa tersebut guna memenuhi kuota sekolah rakyat yang ada. Sebelumnya, Kota Batu mendapatkan jatah sebanyak 150 kursi untuk angkatan pertama.

Yulianah merincikan, sebanyak 18 siswa berasal dari Kota Kediri, empat siswa dari Kota Batu, 28 siswa dari Kabupaten Malang dan satu siswa dari Kabupaten Jombang. Dengan diantar orang tua masing-masing, mereka langsung berpamitan untuk segera masuk ke asrama bergabung dengan siswa lainnya.

"Hari ini, kami menerima tambahan 51 siswa dari berbagai daerah," ungkapnya.

Siswa yang menyusul itu mayoritas merupakan siswa yang masih belum mendapatkan sekolah saat seleksi penerimaan murid baru (SPMB) lalu. Sehingga, untuk menekan angka putus sekolah, siswa tersebut diajak untuk bergabung ke SRMP 14 Kota Batu.

"Tentunya juga harus memenuhi syarat masuk prasejahtera kategori desil 1 maupun 2," tambahnya.

Dikatakannya, sebelum masuk ke asrama, para petugas memeriksa barang bawaan siswa. Kemudian mengembalikan beberapa barang yang tidak boleh dibawa masuk asrama. Seperti make up, senjata tajam, uang dan handphone.

"Hanya ada perbedaan untuk tahap 1B, tidak ada proses Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) seperti saat pertama lalu," bebernya.

.

Siswa baru susulan akan mendapat pengenalan dari tutor sebaya. Dia menjelaskan, siswa yang sudah bergabung sebelumnya akan membantu menjelaskan mengenai fasilitas sekolah hingga tata tertib selama berada di asrama.

Baca Juga : Viral, Pro Kontra Bendera One Piece Dikibarkan Jelang 17 Agustus

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri Paulus Luhur Budi mengatakan, proses seleksi siswa yang dilakukan cukup singkat. Dirinya mengaku hanya diberikan waktu sekitar dua minggu untuk merekrut siswa baru untuk SRMP 14 Kota Batu.

"Mulanya kami diberikan jatah dari Kadinsos Provinsi Jatim sebanyak 25 siswa, namun kami hanya bisa merekrut 18 siswa," sebut Paulus.

Ia membeberkan, jika sebanyak sembilan siswa merupakan siswa putus sekolah. Sementara sembilan siswa lainnya sebenarnya sudah diterima sudah diterima di salah satu SMP swasta di Kota Kediri. Namun, karena pertimbangan biaya, mereka akhirnya memutuskan untuk bergabung ke SRMP 14 Kota Batu.

"Juga karena bangunan atau tempat eksisting kami belum ada untuk sekolah rakyat. Jadi kami memutuskan untuk sementara bergabung," katanya.

"Kalau bangunan SR kami sudah jadi, kita akan boyong siswa untuk kembali ke Kota Kediri," imbuhnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---