free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Paus Raksasa Terdampar di Pantai Jepang Usai Gempa Dahsyat Rusia

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

30 - Jul - 2025, 19:50

Loading Placeholder
Ilustrasi paus. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Sejumlah paus berukuran besar ditemukan terdampar di pantai kota Tateyama, Prefektur Chiba, Jepang. Peristiwa ini terjadi beberapa jam setelah gelombang tsunami menghantam wilayah pesisir Jepang akibat gempa kuat yang mengguncang Timur Jauh Rusia.

Dilaporkan Hindustan Times dan News18, Rabu (30/7/2025), tayangan media lokal Jepang memperlihatkan sedikitnya empat ekor paus besar berada di perairan dangkal dekat pantai. Gelombang laut terlihat datang dan pergi di sekitar tubuh mamalia laut tersebut, yang tampak tidak bergerak.

Baca Juga : DLH Gresik Ambil Sampel Partikel Debu, Dewan Akan Panggil PT Linde

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga setempat, mengingat fenomena seperti ini bukan kali pertama terjadi ketika bencana tsunami melanda wilayah pesisir.

Fenomena paus terdampar usai tsunami dipicu oleh perubahan drastis pada permukaan air laut serta arus yang mengarah ke daratan. Saat berada di laut dalam, paus umumnya tidak terdampak oleh gelombang tsunami karena pergerakan gelombang hanya terjadi di permukaan.

Namun, ketika gelombang mendekati garis pantai, air yang awalnya surut secara tiba-tiba akan naik dan menyapu pesisir dengan kekuatan besar. Inilah yang membuat paus berisiko terseret hingga ke tepian dan akhirnya terdampar.

Menurut penjelasan NHK World, “gelombang tsunami jauh lebih kuat daripada gelombang laut biasa,” dan bahkan “gelombang setinggi 50 sentimeter dapat memiliki kekuatan untuk mendorong beban hingga 200 kilogram.”

Terdamparnya paus-paus tersebut terekam tidak lama setelah Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengumumkan bahwa tsunami setinggi 50 sentimeter telah menerjang wilayah pelabuhan Ishinomaki, salah satu kota pelabuhan utama di Prefektur Miyagi, Jepang bagian timur.

Data JMA juga menunjukkan, setidaknya 16 lokasi pesisir lainnya turut mengalami gelombang tsunami, dengan ketinggian mencapai 40 sentimeter. Wilayah terdampak meliputi area pesisir Pasifik dari Hokkaido di utara hingga kawasan timur laut Tokyo.

Baca Juga : Cara Bertahan Hidup Saat Tsunami Datang, Ini Panduan Resminya dari BMKG

Gelombang tsunami pertama tercatat menghantam Hokkaido dengan tinggi sekitar 30 sentimeter.

Pemerintah Jepang langsung merespons cepat dengan menerbitkan peringatan dan imbauan evakuasi untuk warga di sejumlah kota pesisir. Otoritas memperingatkan bahwa potensi gelombang susulan bisa lebih besar dari sebelumnya.

“Kerusakan akibat gelombang tsunami diperkirakan terjadi. Segera evakuasi dari wilayah pesisir dan tepi sungai ke tempat yang lebih aman seperti dataran tinggi atau gedung evakuasi,” demikian isi peringatan resmi yang dirilis oleh otoritas Jepang.

Warga juga diminta untuk tidak kembali ke area pesisir sebelum situasi benar-benar dinyatakan aman. “Gelombang tsunami diperkirakan akan menghantam berulang kali. Jangan tinggalkan area aman hingga peringatan dicabut,” lanjut imbauan tersebut.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---