free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Ekonomi

Bank Indonesia Ajak Ratusan Guru di Kota Batu Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah dan Digitalisasi Pembayaran

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : A Yahya

23 - Jul - 2025, 14:44

Loading Placeholder
Training of Trainers Bank Indonesia Malang menyasar ratusan guru di Kota Batu.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Ratusan guru dan kepala sekolah di Kota Batu diajak untuk terlibat dalam edukasi cinta, bangga, dan paham rupiah oleh Bank Indonesia (BI) Malang. Melalui Training of Trainers (ToT) yang digelar kantor perwakilan BI Malang di Senyum World Hotel, Rabu (23/7/2025), para tenaga pendidik itu juga didorong untuk penerapan dan mengkampanyekan digitalisasi pembayaran.

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Malang Febrina mengatakan, ToT yang menyasar para tenaga pengajar itu bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim di Wilayah Malang dan Kota Batu, serta Dinas Pendidikan Kota Batu.

Baca Juga : Sidak Swalayan hingga Minimarket, Diskumperindag Temukan 20 Merek Beras Diduga Oplosan di Kota Batu

"Dalam Training of Trainers ini yang ingin ditanamkan ialah cinta, bangga, dan paham rupiah. Dari nilai-nilai kecintaan dan kebanggaan, terakhir paham bagaimana menggunakan rupiah berbelanja, juga saving, serta melihat pengaruh pada inflasi. Lalu terakhir digitalisasi," ujar Febrina, Rabu (23/7/2025).

..

Meskipun berbagai metode pembayaran sudah melangkah ke digitalisasi, rupiah tetap digunakan. Ia menekankan empat bagian penting dalam pelatihan ini. ke-bank centralan, peran bank Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, cinta bangga paham rupiah, dan Qris.

Para peserta diajak memahami Indonesia sebagaimana termasuk negara yang pembayaran digital atau uang elektroniknya berkembang pesat. Serta mengenal berbagai kanal pembayaran yang sudah ada.

"Terakhir edukasi komunikasi dan public speaking. Guru sebagai pendidik perlu menanamkan nilai yang baik ke anak-anak agar terliterasi," katanya.

Aspek literasi, sambungnya, harus tersampaikan secara keseluruhan. Seperti aspek kesadaran terhadap peran uang rupiah sendiri. Ia menilai pemahaman semua peserta sudah cukup baik, hanya perlu peningkatan pemahamannya.

Kampanye digitalisasi pembayaran melalui QRIS juga tak luput disampaikan. Termasuk agar para guru juga cakap dalam penggunaannya dan bisa diedukasikan ke kalangan pelajar.

Baca Juga : Hari Anak Nasional 2025: Tema, Logo, dan 5 Isu Penting yang Harus Kamu Tahu

"Untuk QRIS tahun ini juga meluncurkan Qris Tap dan crossborder yang bisa digunakan sampai Jepang. Di Kota Batu yang termasuk kota wisata saya pikir bisa inbound atah outbond, turut memperluas transaksi pembayaran (digital)," imbuhnya.

.

Kepala SDN Pandanrejo 02 Dewi Nugraheny menyampaikan, pelatihan ini menjadi pertama kali mendapat bimbingan langsung bank indonesia. Ia merasa bisa menambah pengetahuan dari yang semula awam, bisa meningkatkan kesadaran dan pemahaman berbagai aspek.

"Bagaimana kepala sekolah dan guru bisa sharing ke guru lain dan anak didik, bagaimana memahami uang yang juga berkaitan dengan kedaulatan negara dan sebagainya. Tentu akan kami sampaikan ke anak didik kami di sekolah," jelas Dewi.

"Tenaga pendidik bisa sampaikan ke anak-anak bagaimana memahami dan mengelola keuangan dengan baik nantinya secara berkelanjutan dan bijak dalam menggunakannya," imbuhnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi

--- Iklan Sponsor ---