free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Selain Seragam, Pemkot Malang Wacanakan Beri Sepatu Gratis Buat Siswa SD dan SMP

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Nurlayla Ratri

22 - Jul - 2025, 20:29

Loading Placeholder
Ilustrasi.(Foto: istimewa).

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menunjukkan keseriusannya dalam memperhatikan sektor pendidikan. Salah satunya dalam memenuhi sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan, termasuk di dalamnya kebutuhan bagi siswa bersekolah. 

Setelah sukses dengan memberikan seragam gratis bagi siswa baru di tingkat SD dan SMP, kini Pemkot Malang memiliki wacana untuk memberikan sepatu gratis. Kendati demikian, wacana tersebut akan banyak dilakukan pertimbangan. 

Baca Juga : Lapas Perempuan Malang Kirim Warga Binaan ke Perkemahan Nasional, Bukti Rehabilitasi Bukan Mimpi

"Kalau mungkin ada anggarannya, yang bisa dilakukan pengadaan itu malah sepatu," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana. 

Menurutnya, daripada memberikan seragam berupa batik atau seragam olahraga, pemberian sepatu gratis dinilai lebih mungkin dilakukan. Sebab, batik dan seragam olahraga biasanya memiliki khas di masing-masing sekolah. 

"Karena itu (sepatu) kan sama (modelnya), gak ada sekolah yang punya desain sepatu khusus atau seperti apa. Paling hanya di ukurannya saja," imbuh Suwarjana.

Ia menilai bahwa sepatu justru akan lebih memungkinkan untuk dialokasikan secara massal oleh pemerintah daerah (pemda). Sebab, tidak ada model atau desain sepatu yang ditetapkan khusus oleh tiap sekolah di Kota Malang.

Saat ini, program seragam gratis telah digratiskan di Kota Malang, meskipun masih belum menjangkau seragam batik dan olahraga. Sebab biasanya, seragam batik dan olahraga menjadi identitas bagi masing-masing sekolah. 

"Kalau pengadaan seragam batik, berarti batiknya harus sama se-Kota Malang. Padahal sekarang identitas batiknya masing-masing sekolah kan beda. Termasuk juga kaos olahraganya. Itu sulit," katanya.

Meski begitu, pihaknya tidak melarang sekolah untuk tetap mengadakan pengadaan seragam batik atau kaos olahraga, selama keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil kesepakatan antara pihak sekolah dan orang tua siswa.

Baca Juga : Di Balik Seragam Kolonial: Bara Perlawanan Sentot Tak Pernah Padam

Ia menekankan pentingnya asas kebersamaan dan tidak adanya paksaan yang bisa memberatkan wali murid. Apalagi, ia tak berharap pengadaan tersebut justru memberatkan siswa atau orang tua. 

"Yang penting jangan memberatkan dan jangan mewajibkan. Kalau dirembuk bareng-bareng, kan bisa terus terang kalau ada yang gak mampu. Insyaallah akan disubsidi. Kami serahkan kepada sekolah masing-masing, yang penting kebersamaan," tegasnya.

Sebagai informasi, program seragam gratis ini menyasar 7.159 siswa baru di jenjang SD dan 6.637 siswa baru SMP. Totalnya mencapai 13.796 siswa yang menjadi penerima manfaat program tersebut.

Suwarjana menyampaikan, proses penyaluran paket seragam gratis ini ditargetkan rampung pada akhir Juli 2025 ini. Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkot Malang telah mengalokasikan anggaran hingga Rp 6 Miliar. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Nurlayla Ratri

--- Iklan Sponsor ---