JATIMTIMES - Polres Tulungagung resmikan enam titik sumur bor yang tersebar di lima kecamatan berbeda wilayah Kabupaten Tulungagung. Agenda ini merupakan wujud nyata Polri dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, salah satunya ditunjukkan oleh Polres Tulungagung. Kali ini, langkah itu diwujudkan melalui peresmian enam titik sumur bor yang tersebar di lima kecamatan berbeda.
Berdasarkan keterangan dari Kapolres Tulungagung pada Selasa, 22 Juli 2025, pembangunan sumur bor tersebut merupakan bagian dari program 'Polri Peduli Lingkungan'. Tujuannya adalah untuk membantu masyarakat yang kesulitan memperoleh akses air bersih, terutama di daerah-daerah rawan kekeringan.
Baca Juga : Parkir QRIS Belum Optimal, Jukir di Kota Malang Diminta Lakukan Ini
“Pembuatan sumur bor ini adalah bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan, khususnya untuk mendukung ketersediaan air bersih di wilayah yang selama ini kesulitan, terutama saat musim kemarau,” jelas AKBP Taat.
Enam sumur bor yang baru saja diresmikan tersebar di beberapa lokasi, yaitu Dusun Sebalor dan Desa Suko di Kecamatan Bandung, Desa Sumberagung di Kecamatan Rejotangan, Desa Bangunjaya di Kecamatan Pakel, Desa Sidem di Kecamatan Gondang, dan Desa Rejosari di Kecamatan Kalidawir. Program ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan warga di berbagai wilayah yang kerap terdampak krisis air bersih.
Kapolres juga menambahkan bahwa pembangunan sumur bor ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, sudah ada 17 titik sumur bor yang telah selesai dan digunakan oleh warga. Saat ini, lima titik lainnya sedang dalam tahap pengerjaan. Artinya, total akan ada 22 sumur bor yang akan diresmikan oleh Polres Tulungagung.
“Hingga hari ini Polres Tulungagung telah meresmikan 17 sumur bor. Masih ada 5 titik lagi yang sedang dalam proses pembangunan. Target kami, nantinya akan ada total 22 sumur bor yang tersebar di wilayah Tulungagung,” terang AKBP Taat.
Kapolres Tulungagung juga berharap, keberadaan fasilitas sumur bor ini dapat benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat dan mampu menjawab persoalan air bersih yang selama ini menjadi tantangan, khususnya di musim kemarau.
“Semoga dengan kehadiran sumur bor ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, utamanya dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk konsumsi,” jelasnya.
Sementara itu, apresiasi atas program tersebut datang dari Kepala Desa Sebalor, Didik Sukawiyatna. Ia mewakili masyarakat Dusun Sebalor mengucapkan terima kasih atas kepedulian Polres Tulungagung yang telah membangun sumur bor di wilayahnya.
Baca Juga : Polres Batu Batasi Sound Horeg dan Jam Karnaval, Perketat Izin Keramaian
Menurut Didik, sumur bor yang baru dibangun ini sangat membantu sekitar 50 kepala keluarga (KK) di Dusun Sebalor. Ia menjelaskan bahwa kondisi geografis di wilayahnya cukup menantang, dengan 40 persen berupa dataran dan 60 persen wilayah pegunungan.
Di daerah pegunungan, khususnya di RT 5 RW 2, masyarakat sangat bergantung pada sumber air alami. Namun, saat musim kemarau tiba, wilayah tersebut sering mengalami kekeringan.
“Dusun Sebalor wilayahnya secara geografis daerah 40 persen dataran dan 60 persen pegunungan. Untuk wilayah pegunungan, khusus RT 5 RW 2, air mengandalkan sumber alami. Apabila musim kemarau datang, mereka kerap mengalami kekeringan,” ungkap Didik.
Adanya sumur bor tersebut kian memudahkan masyarakat Dusun Sebalor. Mereka tak lagi harus menempuh jarak jauh atau bergantung sepenuhnya pada sumber air yang kerap mengering saat kemarau. Program 'Polri Peduli Lingkungan' ini diharapkan bisa terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah yang mengalami kesulitan air bersih.
Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran Polri bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai institusi yang hadir untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses terhadap air bersih yang layak dan memadai.
Kegiatan peresmian tersebut dilakukan secara simbolis oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, di Dusun Sebalor, Desa Sebalor, Kecamatan Bandung pada Kamis, (17/72025) lalu. Agenda saat peresmian tersebut, turut hadir sejumlah tokoh penting, seperti Pejabat Utama Polres Tulungagung, para Kapolsek jajaran, Forkopimcam setempat, perwakilan Bhayangkari Cabang Tulungagung, para kepala desa, tokoh masyarakat, dan warga sekitar yang antusias menyambut baik program ini.