JATIMTIMES - Menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur (Jatim) Tahun 2025, tim pencak silat Banyuwangi melaksanakan program latihan berjenjang mulai akhir pekan Mei 2025 di aula Kecamatan Giri.
Menurut salah seorang pelatih silat Banyuwang, Siswanto, pihaknya menjadwalkan paling tidak ada 4 kali pertemuan setiap Sabtu-Minggu. “Kemudian juga nanti ada TC cfffhamp sekitar lima hari, setelah itu kita berangkat,” ujarnya.
Baca Juga : Tour de Banyuwangi Ijen Kembali Digelar, Tempuh Jarak 618 Kilometer
Pada tahap awal latihan tim perlatih fokus pada pembenahan stamina, tetapi juga memperhatikan teknis para pesilat yang akan mengikuti Porprov Jatim IX di Malang Raya mendatang.
Dia menuturkan sesuai dengan kuota yang ditetapkan KONI Banyuwangi, tim silat akan menurunkan 16 atlet. Mereka terdiri dari 12 pesilat yang akan turun dalam kategori tanding dan 4 pesilat untuk nomor seni tunggal ganda dan beregu (TGR).
Dengan sisa waktu sekitar satu bulan untuk persiapan, menurut Siswanto, tim pelatih berupaya memaksimalkan semua potensi yang ada.” Kita kalah start dengan kabupaten dan kota lain seperti Kota Surabaya, Pasuruan, dan tuan rumah Malang yang melakukan start sejak awal Januari lalu. Tetapi kita berupaya maksimal untuk meningkatkan kemampuan anak-anak ini,” imbuh pelatih asal PSHT Banyuwangi tersebut.
Salah satu kendala yang ada dalam melaksanakan program latihan adalah terkait dana. Tidak ada dana taktis dari Pengkab IPSI Banyuwangi.
Sebenarnya tim pelatih silat menginginkan start latihan minimal 3 bulan atau setelah Hari Raya Idul Fitri lalu. Namun dengan berbagai pertimbangan, program latihan berjenjang baru bisa terealisasi pada akhir Mei ini.
Baca Juga : Pengamatan Hilal Awal Dzulhijah 2025 di Kabupaten Malang Berlangsung di Kepanjen
Siswanto menambahkan, untuk mengoptimalkan persiapan, tim pelatih memberikan program latihan yang dilaksanakan para pesilat secara mandiri yang nanti akan dilaporkan melalui grup WA yang sudah disiapkan.
Selain menggelar program latihan berjenjang, para pesilat Banyuwangi juga melaksanakan program latihan bersama yang digelar di tengah pekan di dua tempat di Banyuwangi kota bagi wilayah utara dan Padepokan Silat PSHT di Kecamatan Cluring untuk wilayah selatan.
Sedangkan untuk target medali dalam Porprov IX Jatim mendatang tim silat Banyuwangi memasang target 4 medali (2 emas dan dua perak).”Keinginan kita 2 emas dua perak sesuai target yang ditetapkan KONI. Porprov sebelumnya kita mendapatkan 1 emas dan 2 perunggu. Harapannya ada peningkatan tahun ini walaupun dengan persiapan yang seadanya,” pungkas Siswanto.