JATIMTIMES - Pencarian tim gabungan dalam rangka menemukan balita yang tercebur ke sungai, dilakukan hingga ke wilayah Kabupaten Tulungagung. Balita berinisial MA (22 bulan) ini, dilaporkan hilang oleh orang tuanya yang beralamat di Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Minggu (18/5/2025) lalu.
MA dilaporkan hilang dan diduga tercebur ke saluran air yang berada di depan rumahnya.
Baca Juga : Klaim Pencairan Jaminan Pensiun di Kota Batu Menurun, 5 Bulan Baru 27 Kasus
Dari informasi yang dihimpun media ini, tim SAR gabungan akan menutup pencarian pada Sabtu (24/5/2025) hari ini. Namun, justru korban berhasil ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di aliran Sungai Brantas di timur Jembatan Ngujang 1.
"Ada temuan mayat anak kecil, lalu dilaporkan dan ada tim kesini mengevakuasi," kata Ali, salah satu saksi mata di lokasi.
Menurutnya, setelah dilakukan evakuasi mayat yang diduga balita MA ini dibawa ke rumah sakit.
"Dibawa ke rumah sakit tadi," ungkapnya.
Balita MA, dilaporkan hilang saat bermain hujan-hujanan di depan rumahnya. Orang tua korban curiga, MA tercebur got atau saluran air di sisi jalan yang memiliki lebar 60 cm.
Got ini arusnya deras saat terjadi hujan sehingga jika balita tercebur akan terseret jauh dari TKP.
Baca Juga : Pemkab Situbondo Pulangkan PMI Wanita Asal Jangkar yang Terlantar di Malaysia
Untuk pencarian, petugas telah menelusuri hilir ke hulu dan muaranya di Sungai Brantas.