JATIMTIMES - Persatuan Lawn Tenis Indonesia (Pelti) Kota Malang bersiap diri untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025. Saat ini tim sedang fokus untuk melakukan pemusatan latihan kota (Puslatkot).
Ketua Pelti Kota Malang, Mirza Ronald Adi Saputra mengatakan tim dari Pelti telah melakukan serangkaian kegiatan persiapan sebelum turun di Porprov IX Jatim 2025. Bahkan, persiapan telah dilakukan sejak tiga bulan lalu.
Baca Juga : Seleksi 8.067 Calon PPPK Jatim Digelar di Beberapa Kota, Terbanyak di Unesa
“Semua cabor wajib melaksanakan Puslatkot, begitu pula kami sudah melaksanakan puslatkot dan latihannya seminggu 3 kali, yaitu Selasa, Rabu, dan Kamis,” kata Mirza kepada JatimTIMES, Jum'at (16/5pelti-kota-malang/2025).
Mirza menjelaskan bahwa dalam Puslatkot itu, pihaknya tidak hanya mematangkan teknik. Melainkan juga stamina. Karena, dari cabor tenis sendiri, Kota Malang akan menghadapi 23 tim dari kabupaten/kota di Jawa Timur pada Porprov IX.
“Artinya kan potensi untuk bermain panjang ini cukup besar. Yang kedua, ada tujuh medali emas yang diperkutkan di cabur tenis. Otomatis juga butuh perjuangan, tidak hanya mental, tapi juga stamina,” ungkap Mirza.
Disinggung terkait target medali, Mirza mengaku masih akan mempertahankan satu medali emas dan satu medali perak. Akan tetapi, pada Porprov IX kali ini karena bermain di Malang, Mirza mengaku akan memungkinkan untuk menambah jumlah medali emas.
“Maksimal kami bisa menambah jadi dua emas. Kami menargetkan khususnya di sektor putri, yakni di ganda. Lalu juga kami menargetkan di sektor putra. Di Porprov sebelumnya kami mendapatkan medali emas di ganda putri, nah harapannya di sektor putra nanti karena kita tuan rumah kita bisa mengambil satu medali emas,” harap Mirza.
Baca Juga : Sapi Simental di Jombang Banyak Diburu untuk Kurban
“Apalagi kita diperkuat satu pemain yang cukup bagus, secara peringkat juga cukup tinggi, peringkat nasional kurang lebih peringkat 20 terakhir seingat saya. Itu harapannya bisa menguji,” imbuh Mirza.
Pada Porprov IX Jatim kali ini, Pelti Kota Malang menyiapkan delapan atlet. Diantaranya empat atlet putra dan empat atlet putri.
“Nah kami sendiri berkekuatan total ada 10 sampai 11 atlet, namun karena THB atau technical handbook ini, maka ada promosi dan degradasi. Saya masih memungkinkan itu. Dan sudah selesai,” tukas Mirza.