JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi berencana akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 10 milliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang Tahun Anggaran (TA) 2026 untuk pengembangan varietas tebu unggulan.
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu menyampaikan, bahwa pengembangan varietas unggulan tebu ini merupakan bentuk nyata dari Pemkab Malang dan menjalankan Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel) yang telah diundangkan sejak tanggal 16 Juni 2023 lalu.
Baca Juga : Sekdaprov Tegaskan Komitmen Pemprov Jatim Wujudkan Reformasi Birokrasi lewat Inovasi
Sanusi menyampaikan, bahwa pengembangan varietas bibit tebu unggulan merupakan upaya dari Pemkab Malang dalam membantu peningkatan produktivitas gula. Sehingga swasembada gula konsumsi di tahun 2028 dan swasembada gula industri di tahun 2030 dapat tercapai.
"Kita upayakan untuk peningkatan produktivitas gula. Sehingga di tahun 2026 saya anggarkan Rp 10 milliar dari APBD untuk bantuan peningkatan produktivitas melalui penyediaan bibit tebu unggul di Kabupaten Malang," ungkap Sanusi kepada JatimTIMES.com.
Pejabat publik yang merupakan pengusaha tebu ini mengatakan, dahulu ketika di tahun 1970-an saat dirinya mengawali menanam tebu, tebu yang ia tanam tingginya pernah mencapai lima meter dengan hasil produksi dalam lahan seluas satu hektare mencapai 200 sampai 250 ton gula.
"Saya mulai tanam tebu tahun 1970. Tebu saya tingginya lima meter. Di lahan 1 hektare itu hasilnya 200 sampai 250 ton gula. Dulu petani untung banget, tiap tahun Abah saya bisa beli tanah satu hektare," ujar Sanusi.
Menurut Sanusi, pengembangan varietas tebu unggulan ini juga sebagai jawaban agar para petani tebu tetap ada dan terus berkembang dengan hasil yang maksimal. Nantinya, pengembangan varietas tebu unggulan ini juga akan bekerja sama dengan Pabrik Gula Kebon Agung dan Pabrik Gula Krebet Baru.
Baca Juga : Bupati Sanusi Ajak IPB-ASN Terus Berikan Dedikasi dan Dukung Program Pemkab Malang
Dengan adanya pengembangan varietas tebu unggulan ini, pihaknya berharap tebu dan gula hasil produksi di pabrik gula yang ada di Kabupaten Malang semakin diminati dan dikenal secara nasional bahkan dunia.
"Nanti kerja sama antara Pemkab Malang dengan PG Kebon Agung dan PG Krebet Baru. Supaya tebu dan gula asli Kabupaten Malang berkualitas dan dikenal secara nasional," tandas Sanusi.