JATIMTIMES - Aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, bersama sejumlah rekannya masuk ke Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. Mereka diterima pihak DPR RI dan diarahkan menuju ruang rapat paripurna.
Botok tiba di Kompleks Parlemen sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan tayangan live Kompas TV, dia terlihat mengenakan kaus dan topi berwarna hitam.
Baca Juga : Perkuat Fasilitas Layanan MPP Mini, DPMPTSP Jember Dorong Optimalkan Layanan Publik
Botok datang bersama Koordinator AMPB Teguh Istianto dan sejumlah anggota lainnya. Rombongan tersebut kemudian didampingi beberapa petugas keamanan yang mengenakan jas hitam.
Mereka berjalan menuju Gedung Nusantara II. Sesampainya di gedung tersebut, rombongan Botok langsung menuju ruang rapat paripurna di lantai 3.
Di tengah perjalanan, Botok menyebut kedatangannya bersama rombongan telah mendapat izin dari pimpinan DPR RI. "Iya, iya (sama pimpinan DPR RI," ucap Botok.
Dia berharap kesempatan tersebut dapat menjadi jalan bagi aspirasi yang dibawa AMPB dan masyarakat untuk mendapat perhatian DPR. "Iya, semoga aspirasi rakyat Indonesia ini direalisasikan, ya," pungkasnya.
Sebelumnya, kehadiran Botok dan rombongan di Gedung DPR bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Paripurna ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027. Rapat digelar di ruang rapat paripurna, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Kamis (27/8/2026).
Salah satu agenda yang dibahas DPR yakni laporan mengenai perkembangan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset.
Baca Juga : Atasi Tanah Miring Rawan Amblas, Jalan Veteran Lamongan Dipasang Tiang Pancang
Pembahasan tersebut menjadi perhatian di tengah aksi demonstrasi yang berlangsung di kawasan Gedung DPR pada hari yang sama. DPR tetap menjalankan agenda persidangan meski massa dari sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi di sekitar Kompleks Parlemen.
Selain rapat paripurna, sejumlah rapat komisi bersama mitra kerja juga tetap dijadwalkan berlangsung. Selain perkembangan RUU Perampasan Aset, rapat paripurna hari ini memiliki sejumlah agenda lain.
DPR dijadwalkan membahas Pembicaraan Tingkat II atau pengambilan keputusan terhadap RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2025.
Agenda berikutnya yakni penyampaian tanggapan pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya.